PPDB Sistem Zonasi, Begini Harapan Direktur MIND


FAJAR.CO.ID,MAKASSAR–Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mengacu pada Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 menuai pelbagai respons publik. Pro dan kontra pun terjadi.Tak sedikit menolak aturan itu karena dianngap membatasi siswa menempuh pendidikan di sekolah tertentu. Apalagi orang tua siswa yang menginginkan anaknya bersekolah di sekolah favorit atau tertentu.Sistem zonasi itu pun ditanggapi Direktur Macca Indonesia Foundation (MIND) Haeril Al Fajri. Menurutnya, yang lebih penting dari sekadar aturan zonasi dalam PPDB adalah pemerintah harus menghadirkan pemerataan kualitas pendidikan.”Seharusnya pemerintah terlebih dahulu memberikan pemerataan kualitas pendidikan, Infrastruktur Sekolah dan Kualitas Guru adalah dua hal utama yang mesti terlebih dahulu dibenahi”  harap trainer nasional asal Tana Luwu tersebut.Ia menambahkan, tidak ada orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di tempat yang minim fasilitas dan kualitas, apa lagi di era serba digital sekolah-sekolah harus beradaptasi dengan kecepatan teknologi. “Semua orang tua ingin memberikan pendidikan terbaik bagi anaknya, jadi sebaiknya penerapan sistem zonasi ini diawali dengan pemerataan infrastruktur sekolah,”ujarnya.Dia mencontohkan, semua sekolah harus memiliki Jaringan internet yang cepat, laboratorium standar, perpustakaan dengan jumlah judul buku yang merata, sarana olahraga dan seni. “Terpenting, tegasnya, distribusi guru yang merata. “Jangan disekolah tertentu guru-guru lulusan S2 dan PNS dikumpul sedangkan di sekolah lain lebih banyak honorer” ungkapnya.Sistem zonasi, bebernya, memang diharapkan banyak pihak menjadi pemantik semua sekolah di Indonesia memiliki kualitas yang merata. (rls/eds)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...