Kawal Angket DPRD Sulsel, Kopel Bentuk Dua Tim

Selasa, 25 Juni 2019 - 21:17 WIB
Herman.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Guna memastikan panitia angket DPRD Sulawesi Selatan bekerja profesional, Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia siap melakukan pengawalan. Kopel mengaku akan full tim dibantu beberapa tim relawan.

Menurut Wakil Direktur Kopel Herman, bahwa Kopel dalam bekerja akan membagi dua tim. Pertama, yakni tim substansi yang mengkaji materi hak angket.

Kedua, tim yang spesifik akan mengadvokasi memantau semua proses kerja panitia angket.

Kopel berharap dalam perjalanannya bisa bekerja sama dengan panitia angket dan diberi akses yang luas untuk melakukan pemantauan.

Lembaga pemantau ini menyadari dengan angket ini banyak persepsi publik yang muncul. Namun persepsi itu akan terjawab dengan sendirinya dari kinerja panitia angket.

“Saya yakin panitia angket akan terbuka. Dan tradisi pelibatan masyarakat selama ini ikut memantau persidangan bukan hal baru. Apalagi ini angket, semua orang akan memantau kerja-kerja panitia angket. Kalau bersih kenapa risih,” terang Herman, Selasa (25/6) malam ini.

Usulan hak angket itu disetujui oleh DPRD Sulsel melalui rapat paripurna, pada Senin (24/6).

Berdasarkan hasil rapat paripurna, ada lima poin landasan hak angket. Dua diantaranya kontroversi SK wakil gubernur terhadap pengangkatan 193 pejabat di ruang lingkup Pemprov dan pelaksanaan APBD 2019 yang serapan anggarannya dianggap masih minim.

(yon)