Prostitusi Online, dari Tarif Rp500 Ribu hingga Akun Berkedok Penipuan

Selasa, 25 Juni 2019 10:36

FAJAR.CO.ID,KALTARA–Kemajuan teknologi juga dimanfaatkan para pekerja seks komersial. Mereka memanfaatkan aplikasi pesan yang banyak tersedia di App Store dan Google Play Store menjalan praktik prostitusi dalam jaringan (daring) atau online.Mereka memanfaatkan aplikasi pesan untuk menggaet para pria hidung belang. Misal, menggunakan aplikasi pesan MiChat.Apalagi, aplikasi pesan tersebut dilengkapi dengan fitur “pengguna di sekitar”. Yang jaraknya hingga 1 kilometer. Dengan menggunakan fitur tersebut, pengguna dengan mudah melihat siapa yang ingin disapa.Praktik prostitusi online dengan menggunakan aplikasi berkirim pesan ini, pernah digunakan salah seorang warga Tanjung Selor, Bulungan. Pria yang enggan namanya dipublikasikan, mengaku pernah mengajak kencan salah seorang wanita pemilik akun MiChat.“Saya pernah pesan sekali untuk ditemani tidur. Waktu itu umurnya masih 18 tahunan-lah,” ujarnya kepada Harian Rakyat Kaltara, Sabtu (22/6).Untuk tarif sekali kencan, dia menyebutkan antara Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta. “Kalau yang harga Rp 500 ribuan biasanya itu belum sama tempat. Tapi kalau sudah di atas Rp1 juta, itu sudah dengan hotel,” ungkapnya.Namun, dia mengingatkan agar lebih berhati-hati memesan wanita yang akan diajak kencan menggunakan MiChat. Karena menurutnya, tidak sedikit akun-akun yang berkedok penipuan. Salah satunya, dengan meminta uang ditransfer terlebih dahulu.“Kalau sudah minta transfer duluan biasanya menipu itu. Kalau yang benar biasanya ketemu langsung bayar di tempat,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
5
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar