Ternyata Ini Golongan Darah yang Sangat Langka

Selasa, 25 Juni 2019 - 16:09 WIB
Golongan Darah

FAJAR.CO.ID–Semua orang tahu bahwa darah normalnya berwarna merah akibat adanya kandungan hemoglobin dalam sel darah merah di dalam tubuh. Lalu apa yang dimaksud dengan darah emas?

Mungkin Anda penasaran, apakah sungguhan ada manusia yang mempunyai darah berwarna emas bak film fantasi atau dongeng.

Dikutip dari klikdokter.com, selama ini masyarakat membedakan golongan darah hanya menjadi A, B, AB, dan O dari sistem yang dikenal dengan ABO. Padahal, selain sistem ABO ini, ada lagi sebuah sistem penggolongan darah yang lain juga cukup dikenal, yaitu berdasarkan rhesus yang terbagi menjadi rhesus negatif dan rhesus positif.

Meskipun setiap komponen darah (sel darah merah, sel darah putih, keping darah, dan cairan plasma) memiliki perannya pada sistem yang berjalan dalam tubuh, tetapi sel darah merah adalah yang bertanggung jawab atas perbedaan golongan darah manusia.

Permukaan sel-sel ini diselimuti sebuah protein yang disebut antigen dan ada atau tidaknya antigen tertentu menentukan golongan darah. Misalnya dari sistem penggolongan ABO, golongan darah A hanya memiliki antigen A, tipe B memilikli antigen B, tipe AB memiliki keduanya, dan tipe O tidak memiliki keduanya.

Selain itu, sel darah merah mengandung antigen lain yang disebut RhD dari sistem penggolongan rhesus. Ketika mempunyai antigen, golongan darah dikatakan positif, tapi saat tidak punya, dikatakan negatif. Kombinasi tipikal dari antigen A, B, dan RhD memberi kita delapan tipe darah yang umum (A+, A-, B+, B-, AB+, AB-, O+, dan O-).

Masalah kesehatan yang fatal bisa muncul jika golongan darah yang tidak sesuai (akibat perbedaan antigen) bercampur. Oleh karena itu, mengetahui golongan darah Anda adalah penting agar kejadian yang tidak diinginkan dapat dicegah.

Darah emas, apa itu?

Kelainan yang terjadi pada orang yang mempunyai darah emas adalah tidak adanya antigen RhD dari sistem rhesus pada sel darah merah. Jadi, orang tersebut hanya memiliki antigen dari sistem ABO dan tidak mempunyai antigen dari sistem rhesus. Dalam dunia medis, golongan darah ini disebut Rh-null (Rhesus kosong).

Golongan darah Rh-null adalah yang paling langka di dunia. Jenis darah ini diperkirakan hanya dimiliki 1 dari 6 juta orang. Selama ini, hanya 43 orang yang pernah teridentifikasi mempunyai golongan darah Rh-null.

Selain langka, kelainan yang diakibatkan masalah genetik ini juga bisa menjadi donor darah universal dari sistem penggolongan darah rhesus. Artinya, baik rhesus positif atau negatif, bisa menerima donor darah dari Rh-null layaknya golongan darah O pada sistem ABO.

Jadi, istilah darah emas tidak secara harafiah seseorang mempunyai darah berwarna emas. Julukan tersebut diberikan karena golongan darah ini langka dan sangat bermanfaat layaknya emas, maka Rh-null disebut darah emas atau golden blood.

Jadi, darah emas bukan berarti darah pemiliknya berwarna emas. Istilah tersebut hanyalah untuk menunjukkan betapa berharga dan langkanya darah jenis tersebut. Meski sangat penting untuk transfusi, darah emas juga bisa berbahaya bagi pemiliknya. Penyebabnya, orang yang memiliki golongan darah Rh-null hanya bisa menerima donor dari golongan yang sama. Karena itu, pemilik Rh-null alias darah emas didorong untuk mendonorkan darah, yang bisa digunakan untuk diri sendiri saat dibutuhkan. (klikdokter)