Ahmad Fanani Tersangka Dana Kemah Pemuda Islam

Rabu, 26 Juni 2019 - 13:03 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, menetapkan Ahmad Fanani sebagai tersangka kasus penyelewengan dana Kemah Pemuda Islam Indonesia 2017. Dia yang kala itu menjadi Ketua Panitia acara tersebut, diduga terlibat penyalahgunaan anggaran APBN Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang digunakan untuk acara itu.

Penetapan status tersangka Fanani diketahui dalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dana Kemah Pemuda Islam Indonesia 2017. Dalam SPDP tersebut disebutkan kerugian negara ditaksir mencapai Rp1,75 miliar.

“Ya benar (Fanani tersangka),” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komnes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu (26/6).

Argo menuturkan, penetapan tersangka terhadap Fanani dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Gelar perkara kasus ini juga sudah dilakukan sebelum adanya kenaikan status hukum terhadap kader Pemuda Muhammadiyah itu

“Penetapan tersangka berdasarkan gelar perkara,” sambungnya.

Diketahui, kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia digelar memakai dana APBN Kemenpora di Pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah pada 16 sampai 17 Desember 2017. Ada dua organisasi masyarakat (ormas) besar yang terlibat acara ini, yaitu Gerakan Pemuda Ansor dan PP Pemuda Muhammadiyah.

Istri Wakil Bupati Bone Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Buku

Kakak Ibu

Acara kemah ini menghabiskan anggaran sekitar Rp5 miliar. Namun, penyelewengan dana mulai tercium dari laporan pertanggungjawaban Pemuda Muhammadiyah diduga terdapat penggunaan dana fiktif sebesar kurang dari setengah anggaran. Sedangkan laporan dari GP Ansor tidak ditemukan penyimpangan.

Dalam kasus ini beberapa pihak sudah dimintai keterangan. Salah satunya bahkan mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak. (jp)