Babak 8 Besar Copa America: Ujian Berat Sang Jawara

Rabu, 26 Juni 2019 - 10:13 WIB
Wikipedia

FAJAR.CO.ID, RIO DE JANEIRO—Copa America 2019 memasuki babak delapan besar. Delapan tim terbaik Amerika Selatan akan saling sikat untuk mencari empat tiket semifinal. Sang juara bertahan, Cile mendapat testing (ujian) terberat.

Cile yang menjadi kampiun Copa America dua edisi terakhir harus berhadapan dengan salah satu kandidat juara, Kolombia di perempatfinal setelah kalah 0-1 dari Uruguay di laga pamungkas Grup C. Gol Edinson Cavani di menit ke-82 membuat Cile disalip Uruguay di puncak klasemen.

Dibandingkan tiga pertandingan lainnya, duel Cile dan Kolombia ini adalah bigmatch babak delapan besar Copa America 2019. Seperti diketahui, Brasil, Argentina, dan Uruguay yang merupakan kolektor gelar Copa terbanyak hanya akan ditantang Paraguay, Venezuela, serta Peru.

Di atas kertas, Brasil, Argentina, dan Uruguay tidak akan mendapat kesulitan berarti untuk melangkah ke semifinal. Sementara La Roja, julukan Cile, meski berstatus juara bertahan, mereka jelas tidak akan lebih favorit dari Kolombia.

Sepak terjang Kolombia di Copa America kali ini memang sangat luar biasa. Dari delapan negara yang melewati fase grup, Uruguay adalah satu-satunya tim yang meraih hasil sempurna di fase grup. Mereka bahkan mampu menggasak Argentina dua gol tanpa balas di laga pembuka Grup B.

Tapi, Pelatih Cile, Reinaldo Rueda yang dituntut mengikuti jejak dua pendahulunya; Jorge Sampaoli dan Juan Antonio Pizzi yang sukses mempersembahkan gelar Copa America 2015 dan Copa Centenario 2016 sepertinya tak gentar. Meski mengaku kekalahan dari Uruguay menjadi pukulan menyakitkan, ia menegaskan pasukannya bermain bagus.

“Kami kalah, itu sulit bagi motivasi para pemain. Tidak diragukan lagi, itu adalah pertandingan yang sangat ketat. Kami tahu tentang kualitas lawan kami, dengan sistem yang terdefinisi dengan baik, permainan udara mereka, tapi kami bermain sangat baik, kami menunjukkan karakter, kami menunjukkan disiplin,” tegas Rueda di News 18.

Berhasil menghindari lawan berat, Pelatih Oscar Tabarez menepis anggapan bahwa Peru, yang kalah 0-5 dari Brasil dalam pertandingan terakhir akan menjadi lawan mudah. Ia hanya mengatakan istirahat ekstra satu hari selaku juara grup akan menguntungkan para pemainnya. “Satu hari istirahat tambahan berguna, ini penting,” kata Tabarez.

Namun, pelatih veteran itu memastikan skuatnya akan tampil dengan usaha terbaik. “Tim ini akan selalu berjuang sampai akhir. Itu adalah ciri khas sepak bola kami. Kami berjuang untuk setiap bola seolah-olah itu adalah yang terakhir. Sikap itu membentuk dasar dari semua yang kami lakukan,” tegasnya di Xinhua.

Cavani yang jadi pahlawan kemenangan Uruguay menambahkan, mereka sejak awal bertekad menjadi juara grup. “Kami ingin memenangkan grup tanpa mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya, untuk menunjukkan citra yang baik di grup dan melanjutkan dengan sikap ini,” katanya setelah pertandingan di Stadion Maracana, Rio de Janeiro.

Sementara Kapten Uruguay, Diego Godin mengatakan kemenangan dan status juara grup ini penting untuk kepercayaan diri. Khususnya setelah mereka nyaris dipermalukan Jepang di mana mereka secara mengejutkan tertinggal dua kali dalam laga kedua grup yang berakhir imbang 2-2.

Brasil selaku tuan rumah juga percaya diri menyongsong delapan besar menghadapi Paraguay yang lolos setelah Jepang dan Ekuador hanya bermain imbang 1-1 kemarin. “Kami semua siap, kami banyak berlatih untuk menjadi starter, kami harus fokus, selalu mencari cara untuk meningkatkan diri dalam setiap pertandingan,” ujar top skor Brasil, Philippe Coutinho di AS.

Selecao sendiri akan melawan Paraguay di Estadio do Gremio, Porto Alegre, pada laga pertama perempatfinal, Jumat, 28 Juni mendatang. Menurut gelandang Barcelona itu, ini adalah stadion terbaik dan mereka akan berusaha meningkatkan diri jelang pertandingan perebutan tiket semifinal ini.

Bagaimana dengan Lionel Messi Cs? Kendati terseok-seok di fase grup, Argentina bisa optimis ke semifinal. Selain hanya menghadapi Venezuela, Lionel Scaloni sepertinya juga sudah menemukan formula terbaik untuk bertarung hingga akhir turnamen. (amr)

 

JADWAL 8 BESAR

Jumat, 28 Juni 2019

08.30 Wita: Brasil vs Paraguay (Estadio do Gremio, Porto Alegre)

Sabtu, 29 Juni 2019

03.00 Wita Venezuela vs Argentina (Estadio do Maracana, Rio de Janeiro)

07.00 Wita Kolombia vs Cile (Arena Corinthians, Sao Paulo)

Minggu, 30 Juni 2019

03.00 Wita Uruguay vs Peru (Itaipava Arena Fonte Nova, Salvador)