Fingerprint BPJS Hambat Layanan Pasien di RSU Lakipadada

Rabu, 26 Juni 2019 - 14:10 WIB

FAJAR.CO.ID,MAKALE–Diaktifkan untuk digunakan bagi pasien peserta BPJS, aplikasi fingerprint untuk mendaftarkan pelayanan di RSU Lakipada timbulkan kendala. Aplikasi tersebut kadang terhambat jaringan, juga hasilnya tak bisa terbaca.

Direktur RSU Lakipada, Dr Safari,berharap kebijakan penggunaan aplikasi tersebut ditinjau. Diujicoba Mei lalu di poli Mata dan psioterapi aplikasi tersebut macetkan pelayanan. Meski loketnya dibuka jadi dua tempat, antrean 300 hingga 400 pasien tak bisa dielakkan.

” Kita berharap sistemnya lebih sederhana, sebaiknya ini ditinjau saja untuk dicarikan yang lebih sederhana, ” ungkapnya.

Akibat dari penggunaan sistem tersebut pasien menyalahkan pihak petugas rumah sakit.”Mereka tidak mau tahu itu, biasa jaringan bagus, sidik jari yng tidak terbaca, pasti tertunda,pelayanan terhambat mereka komplain ke rumah sakit, ” ungkap Rina kepala seksi rekam medik RSU Lakipadada, Rabu (26/6).

Sebelum pemberlakuan sistem ini, antrean pelayanan paling sebatas puluhan pasien saja. RSU Lakipadada sudah jadi Badan Layanan Umum Daerah sejak tahun 2017 sangat tergantung dengan jumlah pasien yang harus ditangani dengan pelayanan yang cepat dan tepat. (fkt)