Ganda Putra Berharap All Indonesian Final

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–BWF resmi merilis undian Indonesia Open 2019 (25/6). Tidak ada kualifikasi pada turnamen Super 1000 yang berlangsung 16 sampai 21 Juli tersebut. Sebab, hanya pemain yang berada di ranking 32 besar yang berhak tampil pada kejuaraan berlevel super 750 sampai 1000.

Indonesia sendiri menempatkan pemain pada lima sektor yang tersedia. Salah satu yang paling puas dengan undian turnamen tahun ini adalah ganda putra. Pasangan nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang menjadi unggulan utama turnamen, di atas kertas, akan mulus jalannya minimal sampai babak semifinal.

Kalau tidak ada kejutan, pada babak empat besar, mereka baru akan bertemu dengan unggulan top five yakni ganda Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen. Duo menara, julukan pasangan tersebut, menempati seeded ketiga.

Marcus/Kevin akan terhindar dari pertemuan dini dengan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang menempati pool bawah. Namun, Fajar/Rian bisa saja berjumpa tantangan berat dengan berduel melawan unggulan kedua asal Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda pada perempat final.

”Drawing ini lebih baik daripada tahun lalu. Memang peluang lebih terbuka untuk Minions. Harapannya sih, bisa all Indonesian final,” ucap pelatih kepala ganda putra Herry Iman Pierngadi kepada Jawa Pos.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti mengatakan bahwa selain ganda putra, tunggal putra juga menjadi andalan di Indonesia Open 2019. Penampilan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting yang terus menanjak, membuat Susy menaruh harapan besar.

“Kalau lihat progres, tunggal putra memang bagus, meskipun levelnya masih belum tinggi, tapi paling tidak ada peningkatan dari kepercayaan diri mereka. Saya rasa tunggal putra punya peluang. Ini jadi ajang pembuktian bagi mereka,” kata Susy dalam siaran pers yang diterima Jawa Pos dari PP PBSI.

Berdasarkan hasil undian, Jonatan dan Ginting berada di pool atas. Sedangkan satu tunggal lain nonpelatnas yakni Tommy Sugiarto, menempati pool bawah.

Di babak pertama, Ginting akan bertemu dengan Lu Guangzu dari Tiongkok. Jika lolos hingga perempat final, kemungkinan besar akan terjadi pertemuan besar antara dia versus pemain nomor satu dunia asal Jepang, Kento Momota.

Sementara itu Jonatan bakal bertemu dengan Rasmus Gemke, pemain asal Denmark pada babak pertama. Jika perjalanannya mulus, pada babak perempat final, Jonatan kembali akan berduel melawan pemain andalan Taiwan Chou Tien-chen.

Sedangkan Tommy sudah harus berhadapan dengan pemain unggulan pada babak pertama yakni seeded kelima dari Tiongkok, Chen Long. Jika berhasil membuat kejutan dan lolos sampai perempat final, besar kemungkinan Tommy akan berjumpa dengan unggulan kedua dari Tiongkok Shi Yuqi.

“Saya rasa mereka bisa mengatasi (lawan-lawannya),” kata Hendry Saputra, Pelatih Kepala Tunggal Putra. “Ditargetkan juara boleh saja, kita boleh prediksi tapi tetap tidak bisa pastikan siapa yang juara. Harapannya memang besar, bisa ke final dan juara. Dari mana dasarnya? Lihat head-to-head dan bandingkan, kalau ketemu pemain-pemain top, misalnya Momota, Chou Tien, (Viktor) Axelsen, pernah menang kalah. Ketemu Shi Yuqi, Srikanth (Kidambi), sudah bisa menang. Kalau melihat dari hasil sebelumnya, tentu bisa dibilang kans Jonatan dan Anthony itu ada,” imbuhnya.

Jorge Lorenzo Janji Bangkit di Assen

Juara Umum, Indonesia Borong Tiga Gelar

Hendry juga menuturkan, bahwa banyak yang tidak memprediksi Anthony bisa meraih gelar di China Open 2018. Itu adalah turnamen Super 1000, selevel dengan Indonesia Open 2019. Hendry meyakini para pemain bisa menaklukkan ajang bulu tangkis paling elite jika mereka mampu menerapkan strategi yang telah direncanakan pada latihan.

“Waktu Anthony menang itu kan buah dari latihan dia. Tapi konsistensinya yang masih belum dapat. Kalau sudah konsisten, mestinya dia bisa mendapat gelar lebih banyak. Karena dari fisik, teknik dan cara mainnya, mental juang sudah bagus, tinggal konsistennya itu,” tegas Hendry. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...