Jorge Lorenzo Janji Bangkit di Assen

1 Komentar

FAJAR.CO.ID–Tabrakan luar biasa pada lap kedua di MotoGP Catalunya (16/6) tidak akan pernah dilupakan Jorge Lorenzo. Atas aksinya, tiga pembalap top harus out. Padahal saat itu, Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, dan Maverick Vinales bersaing ketat dengan bintang Repsol Honda, Marc Marquez di rombongan terdepan.

Lorenzo tak mau mengulangi nasib buruk yang sama. Dia percaya pace RC213V miliknya sudah membaik seperti halnya di Barcelona. Menjelang balapan pada akhir pekan ini (30/6), Lorenzo akan berupaya mempertahankan kecepatannya di Sirkuit Assen, Belanda.

“Jika kami terus bekerja dengan cara seperti ini bersama Repsol Honda, kami bisa mendapatkan kembali kecepatan seperti yang kami dapatkan di Barcelona,” kata pembalap Spanyol tersebut sebagaimana dilansir dari Crash.

Balapan pekan ini juga menjadi kesempatannya untuk menembus posisi 10 besar di klasemen pembalap. Saat ini, dia terjerembab di posisi ke-15. Padahal, rekan setimnya Marc Marquez, kukuh di puncak klasemen.

Sejak bergabung di awal musim bersama Honda, Lorenzo tak kunjung memperlihatkan performa terbaik. Dalam tujuh balapan, lima kali dia gagal menembus 10 besar. Sedangkan dalam dua race di MotoGP Amerika dan MotoGP Catalunya, dia gagal finis. “Kami datang ke sini (Assen) setelah menjalani akhir pekan paling konsisten sepanjang tahun ini,” tegas Lorenzo.

Sementara itu, Marquez mengatakan bahwa Assen adalah sirkuit yang sulit untuk ditaklukkan. Sirkuit sepanjang 4,545 km itu menyajikan 18 tikungan. Dua belas tikungan ke kanan, enam lainnya ke sisi kiri. “Assen merupakan sirkuit yang menuntut ketepatan, di sana sangat sulit untuk tampil konsisten,” paparnya.

Finis ke-12 di Jerez, Lorenzo Sedih, Kecewa, dan Khawatir

Dari empat pembalap Honda musim ini, hanya Marquez yang tampil konsisten. Sebagai juara bertahan empat kali di kelas premier, pembalap 26 tahun asal Spanyol itu kini masih menjadi pemuncak klasemen dan satu-satunya pembalap Honda di jajaran lima besar.

Marquez memimpin klasemen dengan koleksi 140 poin. Selisih 37 dari peringkat kedua, pembalap Ducati Andrea Dovizioso. Artinya, sekalipun dia gagal finis di Assen, dan Dovi menjadi kampiun, Marquez tetap akan memimpin klasemen.

Di kelas MotoGP, Marquez sudah dua kali mendulang kemenangan di Sirkuit Assen. Yakni pada musim 2014 dan 2018. “Saya tak sabar kembali di sana. Kami punya balapan yang bagus di masa lalu, dan memperlihatkan pertunjukkan yang bagus buat para fans,” ucapnya. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...