Kritik Messi, Rivaldo Serang Eks Pelatih Barcelona

Rabu, 26 Juni 2019 - 16:47 WIB
Rivaldo dan Van Gaal/Miguel Ruiz/Marca

FAJAR.CO.ID, BARCELONA—Kritik keras pelatih veteran, Louis Van Gaal terhadap Lionel Messi terkait tanggungjawabnya sebagai bintang dan kapten klub menjadi polemik.
Salah satu legenda Raksasa Catalan, Rivaldo menyerang mantan bos Barcelona itu.

Rivaldo bermain di bawah Van Gaal di Camp Nou tetapi tidak menyukai caranya menyalahkan Messi atas kegagalan Liga Champions Barcelona. “Saya pikir Messi harus bertanya-tanya bagaimana mungkin dia sudah lama tidak memenangkan Liga Champions,” kata Van Gaal kepada El Pais.

“Dia pemain individu terbaik di dunia, aku menyukainya. Tapi mengapa dia belum memenangkan Liga Champions selama lima tahun. Sebagai kapten, kamu harus bertanya pada dirimu sendiri tentang hal ini,” ujar Van Gaal.

Sebagai tanggapan, Rivaldo muncul di media sosial. “Messi, Neymar dan Cristiano Ronaldo adalah pemain yang berbeda dan tim maupun pelatih tidak tahu bagaimana melakukan hal-hal luar biasa yang mereka lakukan, tetapi banyak pelatih tidak menyukai pemain ini karena mereka mengambil kredit dari pelatih mereka,” tulis Rivaldo di Instagram.

Bagi Rivaldo, Van Gaal tidak seharusnya hanya mengeritik pemain bintang. “Para pelatih lebih suka berbicara tentang para pemain ini seolah-olah mereka tidak tahu cara bermain di tim, bahwa mereka hanya bagus secara individu. Saya bermain lebih dari 24 tahun di sepakbola dan saya tahu betul bahwa banyak pelatih sangat rata-rata ketika mereka bermain dan yang lainnya bahkan bukan pemain,” serangnya.

Legenda Brasil itu menegaskan, pemain bintang bukan jaminan juara. “Hari ini, sebagai pelatih, mereka ingin memberitahu tim mereka untuk bermain sebagai tim sehingga mereka bisa mendapatkan pujian sebagai pelatih yang baik. Jika Anda memiliki pemain seperti Pele, Johan Cruyff, Rivellino, Garrincha, Messi, Neymar, Cristiano Ronaldo, [Brasil] Ronaldo, Rivaldo, Ronaldinho, [Zinedine] Zidane, Romario, Kaka, [Diego] Maradona, Zico, [Kylian, ] Mbappe, [Luis] Figo, dll. Itu lebih mudah tetapi itu tidak berarti Anda akan menjadi juara,” jelasnya.

Sepak bola menurutnya adalah masalah taktik dan tim. “Jika Anda juga tidak memiliki tim yang bermain taktik dengan baik, itu tidak berarti Anda akan menjadi juara. Saya lebih suka pemain yang berbeda karena sepakbola adalah kegembiraan dan semua orang suka melihat sesuatu yang berbeda di lapangan. Tim selalu penting, tetapi Anda tentu harus memiliki pemain berbeda yang akan melakukan sesuatu di lapangan,” kuncinya. (Marca/amr)