Wali Kota Risma Masuk ICU RS Soewandhie

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SURABAYA–Tidak biasanya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini jatuh sakit. Sosoknya selalu trengginas dalam merawat kota. Namun, kemarin (25/6) Risma harus menjalani perawatan seharian di ruang ICU (Intensive Care Unit) lantai 4 RSUD dr Soewandhie.

Hingga pukul 18.00, Risma masih berada di rumah sakit milik Pemkot Surabaya itu. Dia sangat mungkin harus menjalani rawat inap di rumah sakit di Jalan Tambak Rejo, Simokerto, tersebut.

Kemarin siang kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Surabaya dan para camat datang menjenguk Risma. Namun, tidak semua bisa masuk ke ruang perawatan. Di ruang perawatan itu, Risma didampingi keluarganya.

Dari pantauan di dekat ruangan tersebut pukul 15.30, Fuad Bernardi, putra Risma, beserta istri dan anaknya keluar dari ruang perawatan itu. Wajah Fuad terlihat sembap. Dia bersalaman dengan Kabaghumas Pemkot Surabaya M. Fikser, Kepala Bagian Perekonomian dan Usaha Daerah Khalid, Kepala Dinas Koperasi Widodo Suryantoro, serta kabag Kesra Imam Siswandi yang kebetulan di luar pintu ruang VIP dan VVIP. Tidak banyak yang diucapkan Fuad.

Setelah bersalaman dan melempar senyum, dia bergegas turun. Fikser menceritakan, pukul 05.30 Risma sudah berada di rumah sakit itu. Dia menyebut Risma sudah di ruang perawatan Agenda untuk paparan di Jakarta tentang Surabaya Single Window (SSW) pun dibatalkan. ’’Biasanya pagi ada briefing sebelum ibu berangkat. Tadi ini saya langsung ke rumah sakit setengah enam pagi,’’ katanya.

Pukul 13.00 Fikser menyebut sempat ada persiapan untuk membawa Risma keluar dari rumah sakit karena kondisinya sudah membaik. Tetapi ternyata tidak jadi. ’’Ibu sudah bisa ngobrol. Tadi sempat tanya agenda untuk besok serta tanya apa yang Jakarta,’’ ucap Fikser. Selain itu, dia sudah bisa makan bubur.

Kasatpol PP Surabaya, Irvan Widyanto yang ditemui setelah menjenguk Risma menuturkan bahwa kondisi Risma juga sudah membaik. ’’Apik, apik.. sudah enakan,’’ tuturnya.

Pada Senin siang (24/6) di lantai 2 balai kota, Risma masih terlihat menandatangani kerja sama beasiswa pendidikan dengan Universitas Surabaya dan 14 perusahaan swasta. Dia hadir penuh dalam acara yang dirangkai dengan makan siang dan sempat memberikan sambutan. Setelah acara itu, Risma mengelak saat hendak diwawancarai. Kepada awak media, dia mengatakan sedang batuk. Dia lantas masuk ke ruang kerjanya di depan lokasi acara tersebut.

Selama ini Risma juga tidak pernah dikabarkan sakit hingga opname. Sejauh pengalaman Fikser mendampingi Risma, wali kota perempuan pertama Surabaya itu memang pernah masuk rumah sakit karena diare. Namun, pagi masuk rumah sakit mendapatkan perawatan seperti infus dan antibiotik, siangnya dia sudah keluar dari rumah sakit. ’’Kalau yang hari ini (kemarin, Red), sangat mungkin menginap. Opname,’’ jelasnya saat dikonfirmasi ulang pukul 18.00.

Wakil Wali Kota, Surabaya Whisnu Sakti Buana menjenguk Risma tadi malam. Dia mengatakan bahwa kondisi Risma berangsur membaik, tetapi masih menggunakan alat bantu pernapasan. ”Informasinya, infeksi paru-paru,’’ kata ketua DPC PDIP tersebut.

Pangeran Harry dan Meghan Hamburkan Rp43,1 M Uang Rakyat untuk Renovasi Rumah

Eks Penasihat KPK Percepat Orasi, Massa Aksi Kawal MK Salat di Jalan

Dia berharap seluruh warga Surabaya turut mendoakan kesembuhan Risma. Dengan begitu, Risma bisa kembali memimpin pemerintahan Surabaya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita menuturkan, hingga semalam Risma masih diobservasi dokter. Dia menyebutkan bahwa Risma kelelahan. Lantas sakit magnya kambuh. ’’Sehingga sebah, agak sesak. Karena itu, diobservasi,’’ ujarnya.

Sementara itu, kepulangan Risma dari Soewandhie masih sangat bergantung pada hasil observasi dokter yang menangani. Dia hanya berharap semua orang bisa mendoakan. ’’Masih observasi, nanti apa kata dokter,’’ imbuh dia. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar