Dosen Psikologi: Soft Skill Dapat Terbentuk Saat Berpacaran

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pusat karier STIEM Bongaya mengadakan Workshop Soft Skill untuk mahasiswa tingkat akhir. Berlangsung di Aula kampus, Kamis (27/06/2019). Kegiatan bertajuk “Pengembangan Soft Skill dalam Menghadapi Dunia Kerja”.

Kepala Pusat Karier STIEM Bongaya, Bustam mengutarakan, mahasiswa diberikan bekal sebelum lulus dalam menghadapai dunia kerja, sesuai jurusan yang tengah ditempuh.

Salah seorang pemateri, Dosen Psikologi Universitas Padjajaran (Unpad), Yanti Rubiyanti, mengungkapkan, soft skill itu dicari sendiri. Manfaatkan teori yang didapatkan dibangku kuliah, pengalaman organisasi, dan pertemanan.

“Membangun soft skill juga bisa lahir dari orang yang berpacaran. Saat menjalin kasih, ada perasaan senang, sedih, suka, dan dukanya, begitu pun ketika bekerja nanti akan mendapat perasaan seperti itu,” ungkapnya.

Namun, jika berpacaran jangan lupa dengan sahabat. Sebab, jika hanya fokus dengan satu orang saja, setelah putus, tidak ada lagi teman untuk diajak bercerita, sehingga ini dapat mempengaruhi mental, saat berinteraksi dengan orang lain saat bekerja nanti.

Selain itu, Ia juga menyarankan agar mahasiswa sebelum lulus dapat mempersiapkan diri, dari kompetensi yang dianggap masih kurang. Misalnya, dari segi berbahasa. “Belajar lagi, asah lagi kemampuan bahasa asing kalian. Cari jati diri kalian, apakah bisa diarahkan menjadi followers atau leader, dan lainnya,” sambungnya.

Nah, tak lupa juga ia berbagi tips mengikuti interview kerja. Katanya, bagi yang memiliki mimik atau raut wajah cuek, sebaiknya sering melakukan olahraga mengigit sumpit.

“Ini sesuai penelitian, kalau rutin mengigit sumpit atau sedotan dapat menarik otot-otot wajah, sehingga tidak lagi terkesan cuek untuk kesan bertemu,” cuapnya. (aas)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...