Kekeringan, Warga Gowah Cari Air Bersih di Hutan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TUBAN – Musim kemarau yang datang sejak sebulan terakhir, membuat sebagian warga di Kabupaten Tuban, Jatim, kekurangan air bersih.

Demi mencukupi kebutuhan air sehari-hari, warga Dusun Gowah, terpaksa harus menempuh jarak hingga 2 kilometer hingga masuk ke pelosok hutan.

Mereka menuju hutan jati di kawasan hutan lindung KPH Tuban. Di tempat itu warga bisa memanfaatkan sumur tua di kawasan hutan jati yang airnya juga terbatas.

Menurut Supriyadi warga setempat hingga kini pemerintah belum memberikan bantuan air bersih.

Padahal warga sudah kesulitan air bersih sejak 2 bulan terakhir, lantaran sumur tadah hujan yang diandalkan sudah mengering.

“Kami berharap pemerintah segera memberikan bantuan air bersih, sedangkan solusi jangka panjang dengan membuat sumur bor di kawasan perbukitan kapur sehingga saat musim kemarau tidak kesulitan lagi air bersih,” kata Supriyadi.

Hakim MK Baca Putusan, Massa Gaungkan Surat Yasin di Patung Kuda

100 SMA Terbaik Berdasarkan Hasil UN 2019, Sulsel Tak Ada

MA Tolak Gugatan Prabowo-Sandiaga, Ini Respons PKS

Demi mendapatkan air ini, warga berbekal dua jerigen berukuran 20 liter. Mereka harus rela berjalan kaki bolak-balik antara 4 sampai 10 kali setiap hari.

Sesampainya di sana, mereka juga harus antre lantaran tiap hari warga lain juga tergantung dari sumber mata tersebut.

Air ini dipergunakan untuk mencukupi segala kebutuhan rumah tangga seperti minum, memasak, mandi, hingga mencuci. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...