Kiprah Kelas Perahu Cerdaskan Anak Pulau

Kamis, 27 Juni 2019 12:48

“Tetapi saya harus tetap bantu orang tua. Walaupun nilai di sekolah turun. Tetapi ada program ini, guru menitipkan LKS,” bebernya.Melalui LKS yang diberikan itu, Azizah merasa sangat terbantu. Pihak sekolah memberikan kebijakan agar tidak ketinggalan pelajaran di sekolah, dengan LKS dan buku panduan lain.Perahu pun menjadi tempatnya belajar sehari-hari. Setiap pulang melaut, usai mencari ikan, LKS itu wajib ia setor ke guru wali kelasnya. Sebab, di situlah absensi dan penilaian bagi para anak nelayan yang aktif membantu orang tuanya di laut.Beddu, orang tua dari Azizah mengaku sangat terbantu dengan adanya kebijakan bagi Azizah agar tetap bisa menuntut ilmu, walaupun berada di perahu.”Tidak ada orang tua yang ingin melihat anaknya putus sekolah. Tetapi tidak ada pilihan lain. Ini agar ada tambahan ekonomi juga. Sebab kita hidup pas-pas juga,” keluhnya.Beddu mengaku sangat bersyukur pihak sekolah memaklumi pekerjaan Azizah yang ikut mencari ikan di laut. Ia menyamakan kebijakan itu dengan bantuan. Dinilainya sangat bermanfaat.”Sehingga anak saya masih bisa bersekolah walaupun belajarnya di perahu. Kadang kami pulang malam dan berangkat subuh, dia tidak pernah lupa membawa buku-bukunya,” ungkap Beddu.Kemudahan pelayanan pendidikan bagi anak pulau itu digagas Rukmini, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep. Langkah itu sebagai salah satu upaya menekan angka putus sekolah bagi anak nelayan.

Bagikan berita ini:
7
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar