Persoalkan Status Ma’ruf, Tim Prabowo Bilang Edukasi Masyarakat

Kamis, 27 Juni 2019 07:29

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota tim kuasa hukum pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno, Iwan Satriawan mengklaim calon wakil presiden Ma’ruf Amin terbukti melanggar Pasal 227 Huruf P jo 229 ayat (1) huruf G Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu.Ma’ruf Amin disebut melanggar UU Pemilu karena masih menjabat sebagai Dewan Pengawas Syariah di Bank Mandiri Syariah (BSM) dan BNI Syariah, saat maju sebagai calon wakil presiden berpasangan dengan calon presiden Joko Widodo.Menurut Iwan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 72/2016 tentang Perubahan Atas PP Nomor 44/2005 tentang Tata Cara Penyertaan dan Penatausahaan Modal Negara Pada Badan Usaha Milik Negara dan Perseroan Terbatas. Aturan tersebut menegaskan, anak perusahaan BUMN adalah bagian dari BUMN. Karena itu, seseorang harus mengundurkan diri dari jabatannya di BUMN sebelum maju sebagai capres atau cawapres.Untuk diketahui, Bank Mandiri Syariah (BSM) merupakan anak perusahaan dari BUMN PT Bank Mandiri dan BNI Syariah Syariah merupakan anak perusahaan dari PT BNI 46.

Bagikan berita ini:
6
5
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar