Rekam Bencana dalam Puisi, Penyair Luncurkan Buku di MIWF

Kamis, 27 Juni 2019 22:25

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR--Kumpulan puisi dari 20 penyair dengan judul “2018 Almanak Bencana dan Sajak-sajak Rencana” yang didiskusikan Makassar International Writers Festival (MIWF).Penggagas buku, Neni Muhidin (kiri), pemantik diskusi Ilham Wasi (Jurnalis FAJAR), dan Muh Ridwan Alimuddin, penggerak Perahu Pustaka hadir di Fort Rotterdam Makassar, Kamis, 27 Juni.Buku itu adalah respons para penyair merekam bencana ke dalam puisi yang terjadi di Indonesia utamanya di Sulteng.Neni Muhidin menyebutkan, buku bagian dari pengingat ingatan. Ide buku ini lahir setelah diadakannya malam puisi di Palu.”Kemudian saya menghubungi beberapa kawan penyair. Mereka merespons. Mereka juga bersedia mengirim puisinya,” ujarnya.Buku itu berisi penyair-penyair, selain Neni Muhidin, penulis lainnya, yakni, Adimas Immanuel, Alkes Giyai, Ama Achmad, Amah Mufti, Aslan Abidin.Kemudian, Candra Malik, Faisal Oddang, Gola Gong, Gunawan Maryanto, Hudan Nur, Irwan Bajang, Joko Pinurbo, Mario F Lawi, Pinto Anugrah, Rohmatyani, Shinta Febriany, Syaifuddin Gani, Theoresia Rumthe, dan Weslly Johannes.Baca Juga: MIWF Usung Tema People, Respons Usai Pemilu

Bagikan berita ini:
4
8
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar