Tekan Perkawinan Anak, Pemkab Sidrap Ajak Pemangku Kepentingan Duduk Bersama

*Disepakati Perlunya Sosialisasi Masif

FAJAR.CO.ID, SIDRAP - Menekan kasus perkawinan anak di wilayahnya, Pemerintah Kabupaten Sidrap menggelar pertemuan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, Kamis (27/6/219) di Ruang Rapat Sekda Lantai III Kantor Bupati Sidrap.

Rapat dipimpin Sekretaris Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi, dihadiri Kakan Kemenag Sidrap, H Irman, Wakil Ketua Pengadilan Agama Sidrap, Mukhtaruddin, Panitera PA Sidrap, Muh Basyir Makka, Kadis Pemdes PPA Sidrap, Patahangi Nurdin, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap, Nurkanaah dan Sekretaris Dinas Kominfo Sidrap, Haris Alimin.

Turut hadir Ketua Forum Peduli Mustadafin, Ahlan, para Kepala KUA, para camat, perwakilan TP PKK dan Dharma Wanita, Usat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), Lembaga Perlindungan Anak (LPA), Forum Anak, dan Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Sidrap.

Sudirman Bungi mengatakan, seluruh pemangku kepentingan perlu duduk bersama untuk menggali penyebab dan mencari solusi mengatasi perkawinan anak. Karena, sambungnya, jangan sampai maraknya pernikahan anak jadi budaya atau pembenaran, sehingga masyarakat melihat ternyata bisa ditempuh.

"Kami butuh sharing pendapat merumuskan hal konkret yang perlu ditempuh sesegera mungkin dalam jangka pendek maupun secara simultan dalam jangka panjang," ujarnya.

Namun Sudirman mengingatkan, perlu ada pemahaman bersama bahwa perkawinan anak bukanlah aib dari sisi moral sehingga dipandang rendah apalagi dihina.

"Persoalannya karena dari sudut pandang rasional, perkawinan anak memiliki banyak resiko negatif dari pertimbangan kesehatan, faktor kematangan menghadapi masalah keluarga, emosional dan kesiapan punya anak," paparnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hendra


Comment

Loading...