Dongeng Cukup Efektif Mengasah Kreativitas Anak

Ada banyak cara untuk belajar dan menamankan nilai kehidupan. Mendongeng bisa menjadi salah satu cara yang efektif.

Laporan: Muhclis Abduh

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Hari mulai beranjak sore. Puluhan anak duduk merumput di samping Gedung Chapel Fort Rotterdam. Sore itu, sebagai rangkaian acara Makassar Writer Festival (MIWF) 2019 ada aktivitas mendongeng dari Rumah Dongeng.

Nurbasita satu dari pendongeng tampil dan memilih menceritakan dongeng La Dana dan Kerbau-nya. Sebuah cerita rakyat yang terkenal dari Toraja.

Pada suatu ketika, Nurbasita memulai cerita, ada orang Toraja meninggal. Sesuai tradisi Toraja, ketika ada orang yang meninggal, maka akan diadakan pesta kematian dengan memotong kerbau. "Ada yang tahu apa nama pesta kematian di Toraja? Ia bertanya kepada anak-anak di depannya untuk memantik perhatian.

"Rambu Solok. Betul. Semua pintar, ya." lanjutnya. Untuk menarik perhatian anak-anak, ia bercerita dengan lebih ekpresif. Selain mencoba meniru suara kerbau, ia juga berjalan lenggak lenggok layaknya kerbau.

Kisah tentang La Dana dan Kerbau pada dasarnya menceritakan terkait manusia yang tidak pernah puas dan selalu punya pikiran licik untuk mendapatkan sesuatu. Pendongeng dari Rumah Dongeng ini menjelaskan, setiap kosa kata yang didengarkan anak saat mendengar dongeng akan membantu mereka dalam mengekpresikan perasaaan secara lebih tepat.

''Sehingga mereka mengenal dan menyerap lebih banyak kosa kata. Memudahkan dalam mengungkapkan sesuatu,'' paparnya saat ditemui Rabu, 26 Juni.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...