Sebarkan Propaganda Melawan Pemerintah, Simpatisan FPI Ditangkap

Jumat, 28 Juni 2019 15:57

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Sudit II Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, menangkap salah satu simpatisan Front Pembela Islam (FPI) berinisial AY, 32. Dia merupakan aktor propaganda yang kerap menyebarkan berita bohong atau hoaks, maupun yang bersifat menimbulkan kebencian berbasiskan SARA.Kasubdit II Diitipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Rickynaldo Chairun mengatakan, tersangka menyebarkan konten propagandanya melalui media sosial. Ada 4 akun yang dikelolanya di antaranya di Instagram dengan nama wb.official.id dan officialwhitebaret yang memiliki 20.000-an pengikut dan telah memposting konten sebanyak 298 konten.Kemudian akun youtube dengan Muslim Cyber Army yang telah ada sejak Maret 2013. Penontonnya sejauh ini telah mencapai 4 juta warganet. Sedangkan 1 akun lainnya sudah terblokir oleh platform penyedia jasa media sosial akibat kontennya yang bermuatan ujaran kebencian maupun hoaks. “Tersangka adalah pemilik, admin sekaligus kreator dan modifikator dengan menggunakan aplikasi,” ujar Rickynaldo di Mabes Polri Jakarta Selatan, Jumat (28/6)Tersangka yang tinggal di Jalan kaum 2 RT 05 RW 04 Nomor 97 Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor diketahui merupakan tamatan SMK jurusan jaringan komputer. Pekerjaan sehari-harinya yaitu menerima jasa sablon pakaian maupun pembuatan stiker. “Yang bersangkutan menurut penjelasannya sebelum kawin anggota (FPI), setelah kawin hanya simpatisan. Kita belum paham ini maksudnya, akan kita gali lagi,” imbuhnya.Rickynaldo menerangkan, konten hoax yang disebarkan oleh AY biasanya berupa gambar, video maupun tulisan. Seluruhnya dibuat sendiri dengan peralatan pribadi. Tujuannya untuk menghina Presiden, Menteri, Mahkamah Konstitusi, KPU, Polri serta Institusi lainnya.

Bagikan berita ini:
4
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar