Sekjen PAN: Di Dalam Permerintahan atau Oposisi Sama Mulianya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) belum mengambil sikap untuk cabut dari Koalisi Indonesia Adil dan Makmur.

Sikap PAN akan ditentukan dalam rapat kerja nasional (Rakernas) partai terkait kemungkinan lanjut atau tidaknya, berada di koalisi pendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Kembali lagi PAN itu akan menentukan sikapnya di dalam Rakernas. Kami sudah mengkaji beberapa opsi yang ada,” ucap Sekjen PAN, Eddy Soeparno ditemui di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (28/6).

Prabowo Tolak Hadiri Penetapan Presiden Terpilih

Jokowi Dapat Ucapan Selamat dari Pimpinan Dunia di KTT G20 Osaka

Mau Jadi Pengusaha? Yuk Mulai Perhatikan 3 Hal Ini

Menurut Eddy, PAN masih membuka harapan tetap bersama Koalisi Indonesia Adil dan Makmur. Terlebih, partai di dalam koalisi itu sudah memahami satu dengan lainnya.

“Kerja sama, sinergi yang telah dicapai selama sepuluh bulan ini, masih bisa dilanjutkan,” ucap dia.

Contohnya, kata Eddy, koalisi bisa melanjutkan kebersamaan untuk agenda Pilkada serentak 2020, dan mengawal pemerintah periode mendatang sebagai kubu oposisi.

“Intinya begini, berada di dalam pemerintahan, di luar pemerintahan itu sama saja mulianya, asal bisa menjalan agenda kerakyatan yang baik,” ungkap dia. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...