Seminar MIWF di UIN Alauddin, Tak Ada Mayoritas dan Minoritas dalam Sastra

Jumat, 28 Juni 2019 07:47
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID — Seminar internasional berlangsung di Lecture Theater (LT) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar Kamis, 27 Juni 2019, kemarin.Kegiatan yang mengangkat tema Minority/Majority – Managing the Harmony itu terlaksana atas kerja sama jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar dengan Makassar International Writer Festival (MIWF) 2019.“Saya bersyukur dijebloskan ke dalam sastra karena melalui sastra saya belajar bahwa dalam hidup tidak ada yang namanya mayoritas dan minoritas,” kata Joko Pinurbo saat menjadi salah satu pembicara.Selain penyair senior Joko Pinurbo yang telah meraih banyak penghargaan sastra, hadir pula Mario F Lawi – penyair muda kelahiran Kupang 1991, Maria Pankratia – koordinator program Yayasan Klub Buku Petra Ruteng, William Letford – penyair asal Skotlandia, dan tentu saja Rosma Tami – dosen Bahasa dan Sastra Inggris UIN Alauddin.Selain itu, ada pula perwakilan dari suara mahasiswa, Askar Nur, yang merupakan mahasiswa Bahasa dan Sastra Inggris sekaligus sebagai duta literasi UIN Alauddin.Sebagaimana tema kegiatan, para pembicara membagikan pengalaman dan pemikiran mereka tentang perbedaan dan keberagaman budaya. Konteks minoritas dan mayoritas pun tak lupa diperbincangkan dalam pandangan sastra, seperti yang diungkapan Joko Pinurbo bahwa dalam sastra ia ingin menyadarkan orang-orang bahwa di dunia ini tidak ada manusia minoritas hanya manusia.

Komentar