Seruan Ketua KNPI Sulsel: Tidak Ada Lagi 01,02, Saatnya Bahu Membahu Membangun Negara


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak seluruhnya permohonan sengketa Pilpres 2019 yang dilayangkan Prabowo-Sandi.Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan, Imran Eka Saputra mengatakan Putasan MK menjadi sebuah bukti bahwa pemilu kali ini sesuai dengan konstitusi dengan melalui proses peradilan di MK. “Ini menjadi bukti demokrasi di Indonesia. Saya juga berharap kepada pasangan calon kembali bersama sama tidak ada lagi mengatasnamakan 01 dan 02 kembali bersatu untuk mewujudkan persatuan Indonesia,” kata Imran Eka di Warkop Phoenam Boulevard Makassar, Jumat, 28 Juni.

Hormati Keputusan MK, Prabowo: Kami Serahkan Sepenuhnya Keadilan Hakiki pada Allah

Ia juga berharap agar tidak ada tindakan-tindakan yang inkonstitusional pasca putusan ini, sebab itu adalah melanggar undang-undang.”Jangan melakukan tindak yang bisa merusak bangsa ini, itu menjadikan negara mundur. Saatnnya kita bahu membahu membangun negara ini, menyongsong indonesia yang jauh lebih baik,” harap Imran.

MK Tolak Seluruh Gugatan Prabowo-Sandi, Jokowi Pantau Sidang dari Halim

MK sebelumnya telah menolak gugatan sengketa pilpres Prabowo-Sandi. Dalam pertimbangannya, MK menyatakan seluruh gugatan tersebut tak beralasan menurut hukum. “Amar putusan mengadili menyatakan dalam eksepsi menolak eksepsi pemohon dan pihak terkait untuk seluruhnya. Dalam pokpok permohonan menolak permohohan pemohon untuk seluruhnya,” demikian putusan MK yang dibacakan Anwar dalam sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis, 27 Juni. (taq)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar