Kader Muda Hambalang asal Sulsel: Prabowo Tetap di Hati

Sabtu, 29 Juni 2019 - 00:22 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak seluruhnya permohonan sengketa Pilpres 2019 yang dilayangkan Prabowo-Sandi.

Maka dengan begitu, secara otomatis presiden dan wakil presiden untuk 2019-2024 adalah Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin.

Suasana Hening, Saat Prabowo Katakan Ini Rapat Terakhir Koalisi

Tetapi hal tersebut tidak membuat kader muda Hambalang larut dalam kesedihan. 

“Prabowo tetap di hati,” kata kader muda Hambalang asal Sulsel, Muh Rizal, Jumat, 28 Juni.

Koalisi Indonesia Adil Makmur Berakhir, Ini Tiga Pesan Prabowo

Menurut dia, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pasca putusan sengketa di MK semalam,  mereka memperlihatkan sikap kenegarawannya. “Dan itu mendapat apresiasi sejumlah pihak. Mereka seorang negarawan, kstaria merah putih sejati yang sangat mencintai NKRI,” tambahnya.

Diketahui, kader muda Hambalang juga dikenal sebagai Gerindra Masa Depan (GMD) yang sudah pernah pendidikan di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat, di bawah kepemimpinan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Sebelumnya, usai putusan MK, Prabowo Subianto mengatakan, dirinya dan Sandiaga Uno menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang menolak seluruh gugatan yang diajukan oleh tim kuasa hukumnya terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden 2019. Prabowo mengatakan akan patuh pada putusan tersebut.

Hormati Keputusan MK, Prabowo: Kami Serahkan Sepenuhnya Keadilan Hakiki pada Allah

Ketua Umum Partai Gerindra itu memahami, putusan tersebut mengecewakan bagi dirinya dan calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno, namun dirinya mengaku akan tetap patuh pada dan mengikuti jalur konstitusi yang berlaku. (taq)

Loading...