Viral Ustaz Borong Miras, Bacalah Kisah Sultan Murad IV dan Jenazah “Pemabuk” Ini

FAJAR.CO.ID -- Setelah viralnya video Ustaz Muhammad Ikhwan Djalil memborong miras di Pantai Bira, sejumlah netizen mengaku salut atas aksi yang menginspirasi itu.

Salah seorang netizen, Mustain Ruddin, kemudian membagikan sebuah kisah inspiratif lain dari masa Khilafah Turki Usmani. Berikut kisahnya:

Dalam buku hariannya, Sultan Turki Murad oglu Ahmed atau Murad IV mengisahkan, bahwa suatu malam dia merasakan kegalauan yang sangat, dia ingin tahu apa penyebabnya. Maka dia memanggil kepala pengawalnya dan memberitahu apa yang dirasakannya.

Sultan Turki Utsmani periode 10 September 1623 hingga 9 Februari 1640 ini pun berkata kepada kepala pengawal, "Mari kita keluar sejenak".

Di antara kebiasaan Sang Sultan adalah melakukan blusukan di malam hari dengan cara menyamar.

Sultan dan pengawalnya lantas pergi berkeliling kota hingga tibalah mereka di sebuah lorong yang sempit.

Tiba-tiba, mereka menemukan seorang laki-laki tergeletak di atas tanah. Sang Sultan menggerak-gerakkan lelaki itu, ternyata dia telah meninggal.

Namun, orang-orang yang lalu lalang di sekitarnya tak sedikit pun memedulikannya.

Sultan pun memanggil warga yang tak menyadari kalau orang tersebut adalah Sultan.

Mereka bertanya, "Apa yang kau inginkan?".

"Mengapa orang ini meninggal tapi tidak ada satu pun di antara kalian yang mau mengangkat jenazahnya?" Sultan menjawab.

"Siapa dia, di mana keluarganya?" tanya Sultan.

Warga berkata, "Orang ini Zindiq, suka menenggak minuman keras dan berzinah!".

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...