Banyak Tuai Sorotan, Begini Penilaian Ombudsman soal PPDB SMA-SMK Sulsel

Minggu, 30 Juni 2019 18:06
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis daring di sejumlah daerah, menuai berbagai sorotan. Berbeda dengan pelaksanaan PPDB tingkat SMA SMK di Sulawesi Selatan. Sejak dimulai tahapan hingga pengumuman 29 Juni berjalan dengan lancar. Bahkan PPDB ini mendapat apresiasi khusus dari lembaga Ombudsman Sulsel yang dinilai berkeadilan.Ketua Ombudsman Sulsel, Subhan Noer menjelaskan, PPDB tingkat SMA SMK di Sulsel memberi perubahan siknifikan terhadap perbaikan seleksi dari tahun ke tahun.”PPDB SMA SMK tahun merupakan persembahan Disdik yang benar benar mengacu asas dan berkeadilan. Terutama PPDB jalur zonasi. Anak-anak kita mendapat kesempatan belajar di sekolah standar yang baik. Tidak lagi diperoleh kalangan tertentu, seperti yang pintar atau berduit. Alhamdulillah saya yakin anak anak didik kita di Sulsel akan bahagia,” tutur Subhan, Minggu (30/06/2019).

Gerindra Sebut Prabowo Sudah Selamati JokowiDipecat Gegara Pulpen, Ini Cerita Nicki MinajGelombang Panas, 6.500 Ha Hutan Terbakar di Spanyol

Subhan juga menjelaskan, sistem zonasi PPDB SMA SMK menghapus stigma dinamakan sekolah favorit. Selain itu menghilangkan atau menghindari yang disebut jual beli bangku.”Kepsek bisa tidur nyenyak tampa terbebani. Aksi Disdik Sulsel melakukan menajemen PPDB ini patut diberi apresiasi positif. Aksi ini juga memaksa pemda menyamakan semua sekolah memiliki standar yang sama,” katanya. (rls)

Komentar