Bertaruh Nyawa demi Hidup Lebih Baik di Amerika

Minggu, 30 Juni 2019 19:16

Bagi para imigran, AS luar biasa menarik bila dibandingkan dengan negara mereka yang penuh dengan kejahatan, korupsi, pengangguran, dan perekonomian yang terpuruk. Sebut saja Honduras. Pada 2012 negara itu memecahkan rekor sebagai negara nonperang dengan angka pembunuhan tertinggi. Yaitu, mencapai 7.172 kasus.Sebagian orang lagi bermigrasi karena gagal panen. Negara-negara Amerika Tengah seperti Honduras, Guatemala, dan El Salvador terkenal sebagai penghasil kopi. Namun, cuaca yang tak mendukung dan harga kopi yang anjlok membuat mereka jadi penganggur.Banyak cara yang dilakukan penduduk Amerika Tengah untuk sampai AS. Naik di atas kereta barang yang dijuluki La Bestia atau The Beast itu salah satunya. Biasanya imigran berjalan kaki dari Guatemala selama tiga hari sebelum sampai di stasiun. The Beast tak datang setiap hari.Mereka yang punya uang memilih untuk membeli tiket bus atau membayar orang untuk menyelundupkannya dengan dokumen palsu ke Negeri Paman Sam. Ada pula yang memilih berdesakan di dalam truk dengan ventilasi minimalis. Mereka yang tidak punya uang dan tak ingin membahayakan nyawa dengan menaiki The Beast ataupun truk lebih memilih ikut rombongan karavan imigran.Apa pun jalur yang ditempuh, perjalanan ke AS kini tak semudah dulu. Tekanan dari AS membuat pemerintah Meksiko getol merazia berbagai lokasi dan mendeportasi imigran yang tak punya dokumen lengkap.

Bagikan:

Komentar