Kemarau, Petani Diimbau Asuransikan Sawah

Minggu, 30 Juni 2019 14:29
Kemarau, Petani Diimbau Asuransikan Sawah

FAJAR.CO.ID, JAKARTA—Petani padi didorong memanfaatkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebelum memulai menanam padi. Dengan membayar premi Rp36 ribu/ha/musim, petani yang sawahnya terkena bencana banjir dan serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) dapat klaim (ganti) Rp6 juta/ha bila mengalami gagal panen.Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, harga premi AUTP ini relatif sangat murah. Manfaatnya sangat besar bagi petani, terutama di musim kemarau seperti saat ini.”Sebelum mulai menanam sebaiknya didaftarkan asuransi dulu. Bayarnya gak mahal, karena disubsidi Pemerintah. Petani yang sawahnya kekeringan dapat ganti Rp6 juta per hektare,” ujar Sarwo Edhy, Sabtu (28/6).Menurut Sarwo Edhy, AUTP merupakan cara Kementan melindungi usaha tani agar petani masih bisa melanjutkan usahanya ketika terkena bencana banjir, kekeringan atau serangan OPT. Karena AUTP menjadi program Kementan, premi asuransi tani tersebut sampai saat ini masih disubsidi pemerintah Rp144 ribu per hektare. “Kami harapkan semua petani padi bisa mendaftar sebagai anggota AUTP. Karena harga preminya murah dan sangat bermanfaat,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
3
10
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar