Lepas Alumni Pertama, SMA Insan Cendekia Syech Yusuf Beber Prestasi Siswa

Minggu, 30 Juni 2019 - 10:30 WIB
Suasana penamatan. (IST)

FAJAR.CO.ID, SUNGGGUMINASA — Sekolah Menengah Atas (SMA) Insan Cendekia Syech Yusuf (ICSY) Gowa melepas alumni pertamanya. Penamatan dirangkaian dengan silaturahmi pengurus Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Sulsel dan penyambutan siswa baru di halaman sekolah, Minggu (30/06/2019).

Pada kegiatan itu, beragam kresiasi seni siswa ditampilkan. Di antaranya, aru, tari paddupa, paduan suara, serta akustik. Selain itu, ada musikalisasi puisi, dance, story telling, tari kreasi, dan lainnya.

Torehkan Prestasi

Kepala SMA ICSY Gowa, Mustakim, menyampaikan, sekolah yang dipimpinnya itu mulai beroperasi 2016 lalu. Siswa berasal dari seluruh daerah di Sulsel. Termasuk dari luar, seperti Kolaka dan Manado.

“Kita ada 32 orang guru. Kurikulum yang kita gunakan adalah kurikulum nasional. Pelajaran dimulai dari pukul 07.15 Wita hingga Salat Asar. Lanjut kegiatan ekstrakurikuler wajib dan pilihan. Setelah Salat Magrib, dilanjutkan dengan pengajian atau tahfiz. Setelah Isya, lanjut pelajaran bahasa asing dan pelajaran keagamaan lainnya,” papar Mustakim.

Pada angkatan pertama yang akan dilepas, lanjut Mustakim, siswa telah menorehkan banyak prestasi. Misalnya Olimpiade Sains di Padang, beberapa waktu lalu. “Yang terbaru, peringkat kedua nilai ujian nasional 2019 se-Gowa. Kita hanya diungguli SMAN 5 Gowa yang memang andalan,” lanjutnya.

Selain itu, alumni yang akan dilepas kali ini, ada empat orang yang lulus beasiswa penuh pada Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Al Hikmah Surabaya. Salah seorang siswa yang tamat juga dinyatakan lolos untuk melanjutkan belajarnya pada Pendidikan Akabri.

Belum lagi, pretasi lain seperi juara tahfiz. Lomba mata pelajaran, seni, dan prestasi lain se-Sulsel.

Direktur Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Sulsel, Muchlis DP, menyampaikan kebanggaannya terhadap SMA ICSY. Ia juga banyak bercerita tentang perjuangan berbagai pihak untuk membangun sekolah tersebut.

“Kita sudah berkibar, semoga selalu semangat terus. Satu poin lagi, kita sudah terakreditasi A. Kita sebentar lagi raih itu. Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung hadirnya sekolah ini,” ujarnya.

Penguatan Kurikulum

Sementara itu, Ketua Pembina SMA Insan Cendekia Syech Yusuf, Prof Arismunandar mengaku, ikut bangga. Mantan Rektor UNM itu mengatakan, sebagai sekolah yang bercita-cita besar, tentu yang utama adalah penguatan kurikulum.

“Kita ini sudah luar biasa. Di Sulsel, sebagai sekolah baru tidak ada yang jumlah gurunya sampai 32 orang. Kemudian, saya minta siswa tak boleh ada lebih dari 25 orang dalam satu kelas. Target kita ke depan, bagaimana mengalahkan rangking siswa SMAN 5 Gowa di Malino,” jelasnya.

Prof Arismunandar mau, proses pendidikan di SMA ICSY semakin baik. Katanya prestasi itu adalah hasil, tetapi yang paling penting adalah proses menuju prestasi tersebut.

Ketua Umum KB PII Wilayah Sulsel, Syaiful Kasim, malanjutkan, ia sangat bersyukur sekolah yang dirintis susah payah itu dijadikan pilot project kelembagaan secara nasional. Beberapa daerah juga sudah mengikuti dan merintis membuat sekolah serupa.

“Kita juga tengah mengupayakan perampungan asrama tiga lantai. InsyaAllah nanti siswa baru, khusus putri akan menempati gedung tersebut,” ungkapnya.

Ketua Umum KB PII Pusat Jakarta, Nasrullah Larada, memberikan pujian kepada siswa, guru, dan pembina SMA ICSY Gowa. Nasrullah juga banyak memberikan motivasi.

“Kepada semua siswaku di SMA Insan Cendekia Syech Yusuf, bercita-citalah setinggi langit. Jangan belajar secara fisik, tetapi belajar dengan hati. Hasilnya pasti akan luar biasa dan menuai amal ibadah,” terangnya.

Nasrullah secara khusus juga memuji Ketua Dewan Pembina SMA ICSY, Prof Arismunandar. Ia mengaku sangat yakin, Arismunandar sangat layak untuk menjadi tokoh nasional.

“Andai saya Pak Jokowi, Prof Arismunandar akan saya tarik jadi menteri. Karena saya bukan Pak Jokowi, tugas saya adalah mencari jaringan agar Prof Arismunandar jadi menteri,” ujarnya disambut tepuk tangan tetamu yang hadir. (iad)

loading...