Respons Pengamat Soal AHY dan Grace Natalie Calon Menteri Jokowi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pengamat Politik, Pangi Syarwi Chaniago merespons beberapa tokoh muda yang beredar dan dinilai layak menjadi kandidat menteri di era pemerintahan Jokowi – Kiai Ma’ruf Amin untuk lima tahun mendatang.

“Nama-nama itu cukup bagus. Pertama, mereka memiliki integritas. Kedua, punya kapasitas, kredibel, dan kapabilitas. Artinya punya jam terbang, itu penting,” kata Pangi di Jakarta, Minggu (30/6).

Hal tersebut disampaikan Pangi terkait tujuh tokoh muda yang beredar dan dinilai layak jadi menteri Jokowi. Mereka adalah; Adian Napitupulu (Politikus PDIP sekaligus aktivis 1998), Erick Thohir (pengusaha muda sekaligus Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin), Mervin Sadipun Komber (Ketua Badan Kehormatan DPD RI sekaigus tokoh muda asal Papua), Angela Tanoesoedibjo (tokoh muda, putri Ketum Partai Perindo), Bahlil Lahadalia (Ketua HIPMI), Agus Harimurti Yudhoyono (Komandan Kogasma Partai Demokrat/Putra Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono), dan Grace Natalia (Ketua Umum PSI).

Alasan ketiga, menurut Pangi, nama-nama dari kalangan tokoh muda mempunyai terobosan, bekerja cepat, dan mampu mengimbangi kerja-kerja presiden.

Jokowi-Ma’ruf Resmi Presiden Terpilih 2019-2024

Kawasan Padat di Tanah Abang Kebakaran

Elly Ketua, Sudirman Sekretaris PW Pemuda Muhammadiyah Sulsel 2019-2023

“Sebagai pembantu presiden, tokoh muda harus mempunyai narasi, terobosan, bekerja cepat dan mampu mengimbangi kerja-kerja presiden,” ujar Pangi.

Namun, Pangi yang juga Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini mengingatkan kepada tokoh muda agar tidak membebani presiden ketika nanti mendapat kepercayaan sebagai menteri.

“Jangan sampai justru muda tetapi membebani presiden. Tokoh muda itu harus gesit,” kata Pangi.

Lebih lanjut, Pangi memprediksi Partai Demokrat bakal bergabung pada pemerintahan Jokowi. Oleh karena itu, AHY potensial menjadi menteri pembantu Jokowi. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar