Diduga Terlibat Suap Kejati DKI, KPK Cekal Tiga Orang ke Luar Negeri

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID,JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan surat pencekalan ke luar negeri terhadap tiga orang. Mereka diduga terlibat dalam perkara dugaan suap penanganan kasus penipuan investasi sebesar Rp 11 miliar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Ketiganya yakni terdiri dari dua pihak swasta Sendi Pericho dan Tjhun Tje Ming. Serta seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), Arih Wira Suranta. “Saat ini KPK lakukan pelarangan ke luar negeri terhadap tiga orang dalam penyidikan perkara suap terkait perkara yang di sidang di PN Jakarta Barat,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (1/7). Febri menuturkan, surat pelarangan ke luar negeri ini telah dikirimkan ke Imigrasi pada Sabtu, 29 Juni 2019. Karena sebelumnya Sendi Pericho tidak diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. “Setelah penyidikan dilakukan pada 29 Juni 2019, langsung dilakukan pelarangan ke luar negeri terhadap tiga orang tersebut, termasuk SPE yang belum diamankan saat OTT,” jelas Febri. Diketahui, dalam operasi senyap yang digelar pada Jumat, 28 Juni 2019, KPK mengamankan lima orang terkait perkara dugaan suap penanganan kasus penipuan investasi sebesar Rp 11 miliar yang bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Sedangkan satu orang yakni Aspidum Kejati DKI Agus Winoto diantar oleh Jamintel Kejaksaan Agung Jan Samuel ke Gedung Merah Putih KPK pada Sabtu 29 Juni 2019 sekitar pukul 01.00 WIB. “Satu orang dari unsur Jaksa yang menjabat sebagai Aspidum Kejati DKI, satu orang pengacara dan satu dari unsur swasta. Penyidikan terhadap tiga orang tersebut ditangani oleh KPK dan sedang berjalan saat ini,” ucap Febri.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan