Maros Tercepat Tetapkan APBD Perubahan, Pendapatan Naik 1,73 Persen

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,MAROS–Rapat Paripurna DPRD Maros mengagendakan penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2019 digelar Senin, (1/7).

Penandatanganan nota persetujuan ini dilakukan oleh Bupati Maros HM Hatta Rahman bersama unsur pimpinan DPRD Maros di Ruang Rapat Utama Kantor DPRD Maros Jalan Lanto Dg Pasewang.

Dalam pengesahan APBD-P tahun 2019 ini tertuang pendapatan daerah Maros itu mengalami kenaikan 1,73 persen. Semula direncanakan dalam APBD pokok sebesar Rp1.472.440.688.000 berubah menjadi Rp1.497.906.779.871.

Dengan rincian pendapatan asli daerah (PAD) yang awalnya sekitar Rp266 Miliar naik menjadi sekitar Rp285 Miliar.

Sementara untuk belanja daerah juga mengalami kenaikan dimana sebelum perubahan direncanakan sebesar Rp1.472.337.835.000 menjadi Rp1.551.449.773.598 atau mengalami kenaikan sekitar 5,37 persen.

Dimana belanja tidak langsung yang semula Rp811.557.642.500 turun menjadi Rp773.220.692.500 atau 4,72 persen. Sedangkan belanja langsung sebelumnya Rp660.780.192.500 naik menjadi Rp778.229.081.098.

Bupati Maros, HM Hatta Rahman mengatakan pihaknya akan terus mengoptimalkan penerimaan sumber-sumber PAD, penerimaan dari pusat berupa DAU dan DAK serta sumber penerimaan lainnya.

Diakuinya pendapatan daerah Maros itu mengalami peningkatan 1,73 persen dari anggaran pokok.

“Peningkatan ini diperoleh dari pendapatan asli daerah (PAD) yang meningkat. Utamanya pendapatan BPHTB. Potensi BPTHB kita sebenarnya masih besar,” katanya. Dia juga mengaku jika APBD Perubahan tahun anggaran 2019 kabupaten Maros ini merupakan yang pertama di Sulsel. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...