Tergiur Rp5 Miliar, Tuhan Tertipu Muncikari

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, LUMAJANG – Tuhan kena tipu seorang mantan muncikari di Lumajang, Jawa Timur. Tetapi jangan kaget, Tuhan yang dimaksud adalah nama seorang pria warga Lumajang. Sedangkan pelaku yang menipunya adalah mantan muncikari bernama Retno, warga Sampang.

Pelaku Retno tak berkutik, saat polisi membawanya ke Mapolres Lumajang.

Kasus penipuan terjadi terhadap Tuhan bermula saat dia dan tersangka Retno bertemu di sebuah warung makan di Pantai Selatan Lumajang.

“Dari pertemuan itu, Tuhan dan Retno langsung akrab,” kata AKBP Muhammad Arsal Sahban Kapolres Lumajang.

Tersangka Retno yang membawa uang banyak di tas, mengajak Tuhan menemaninya. Bahkan Retno berjanji akan memberikan uang Rp5 juta jika Tuhan bisa membuatnya senang.

“Untuk menyakinkan Tuhan, tersangka berpura-pura menjadi orang dermawan. Setiap ada orang masuk warung dibelikan rokok dan makanan,” imbuh AKBP Arsal.

Apalagi tersangka Retno mengaku sebagai pengusah tambang batu bara, memiliki hotel dan apartemen.

Bahkan Retno mengaku mempunyai simpanan uang Rp15 miliar di bank. Uang itu akan segara cair minggu ini. Tersangka Retno meminjam HP Tuhan untuk menanyakan transferan uang itu kepada bank.

Hal yang membuat Tuhan kepincut, tersangka Retno akan memberi uang Rp5 miliar, jika uang Rp15 miliar itu cair dari bank.

Detik-detik Kapolsek Asal Bone, Andi Suradi Meninggal

Begitu Bebas, Vanessa Angel Dijemput Muncikari

Peserta Asal Korsel Terkesan dengan Paralayang TroI Wonosobo

“Namun, dengan syarat Tuhan menikahi mantan muncikari itu. Atas bujuk rayu Retno, akhirnya Tuhan menyerahkan uang Rp1,8 juta,” tambahnya.

Korban Tuhan sadar dan curiga atas tingkah tersangka Retno, saat pinjam HP untuk menagih uang. Ternyata HP yang digunakan Retno dalam kondisi mati.

Dari situ terungkap pula bahwa tersangka Retno datang ke Desa Bago hanya ingin menipu. Namun sialnya, mantan muncikari di Batam ini ketahuan belangnya karena menipu Tuhan.

“Modusnya unik, setiap melakukan aksinya selalu berbuat baik kepada korban. Seperti terkena gendam, para korbannya langsung memberikan hartanya,” pungkas AKBP Arsal. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...