Usul Chairul Imam kepada Jokowi untuk Jaksa Agung

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan Direktur Penyidikan Kejaksaan Agung, Chairul Imam mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo agar mengangkat figur Jaksa Agung dari kalangan orang dalam atau internal kejaksaan, bukan berlatar belakang partai politik.Menurut Chairul, figur Jaksa Agung adalah orang yang awal kariernya di Kejaksaan. Calon Jaksa Agung juga bisa sosok pensiunan di kejaksaan asalkan tidak tertalu tua.“Oleh karena itu, menurut saya, sebaiknya tutup pintu untuk calon Jaksa Agung dari kalangan politik atau partai politik,” tegas Chairul Imam di Jakarta, Senin (1/7).Di Indonesia, menurut Chairul, setiap kali presiden memilih Jaksa Agung seperti memilih menteri. “Itu tidak cocok, karena kabinet itu organ politik. Kejaksaan Agung sebagai sebuah institusi berbeda dengan institusi kementerian,” kata Chairul.Lebih lanjut, Pengajar pada Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Kejaksaan ini menjelaskan Jaksa Agung berbeda dengan menteri kabinet.Menurut dia, Jaksa Agung bertanggung jawab terhadap teknis dan administratif pada setiap tingkatan kejaksaan. “Karena itu, Jaksa Agung hendaknya figur yang kompeten dan sangat memahami seluk-beluk tata kelola kejaksaan,” katanya.Pada cabang kekuasaan yudikatif, Kejaksaan Agung itu seperti direktorat jenderal tetapi lebih besar, karena Jaksa Agung harus paham seluk beluk tata kelola kejaksaan agung.Chairul menegaskan seorang menteri membuat keputusan politis, sedangkan Jaksa Agung tidak membuat keputusan politik hukum. Karena keputusan politik di bidang hukum, ada pada Menteri Hukum dan HAM.

  • Bagikan