Anies Baswedan Ajak Warga DKI Perbanyak Gunakan Transportasi Umum

Rabu, 3 Juli 2019 - 08:48 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengajak warganya lebih banyak menggunakan kendaraan umum dibanding kendaraan pribadi. Hal ini dilakukan mengingat tingginya tingkat polusi udara di Ibu Kota Jakarta.

“Saya mengajak kepada warga Jakarta khususnya dan warga sekitar Jakarta mari perbanyak menggunakan kendaraan umum,” ujar Anies di Balaikota Jakarta, Selasa (1/7).

Anies menuturkan, emisi gas kendaraan menjadi salah satu penyebab buruknya kualitas udara di Jakarta. Maka dengan beralih ke kendaraan umum, pencemaran tersebut bisa ditekan. Masalah lainnya, hampir seluruh pulau Jawa saat ini tengah dilanda kemarau. Sehingga secara tidak langsung polusi akan semakin parah.

Oleh karena itu, Anies dalam rencana kerja jangka pendeknya, akan terus memaksimalkan integrasi transportasi umum. Dengan begitu, masyarakat akan lebih mudah mencapai titik tujuan menggunakan transportasi masal. “Jangka pendek kita mendorong soal integrasi transportasi itu tetap prioritas. Nanti ada beberapa langkah lain. Kalau sudah matang baru nanti kita umumkan,” imbuhnya.

Anggun Gandeng 2 Desainer Kondang di Konser Amal

Mitsubishi Kenalkan New Triton, Eksterior Depan Mirip Xpander

Bocah 7 Tahun Ngeluh Sakit di Itunya, Ternyata Ulah Paman

Tak hanya itu, pada 2020 mendatang pemprov DKI akan semakin mengetatkan uji emisi kendaraan. Bahkan bagi yang tidak lolos akan diberi sanksi berupa pengenaan biaya parkir yang lebih mahal dibanding kendaraan lainnya.

“Mereka tidak lolos, biaya parkir lebih mahal. Lebih baik dibereskan agar bisa (tarif) parkir sama,” ungkap Anies.

Rencana ini dikatakan Anies sudah dibicarakan bersama dengan lintas SKPD. Diharapkan dalam 2 pekan ke depan mekanisme pengaturan uji emisi ini bisa disepakati bersama.

Sementara itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menilai jumlah bengkel yang memiliki fasilitas uji emisi baru sekitar 150. Sedangkan yang dibutuhkan mencapai 700 bengkel. Untuk itu pemprov akan mendorong dibukanya bengkel-bengkel baru. Bahkan pengusaha pompa bensin juga akan diminta memikiki alat ukur uji emisi. “Ini peluang yang bergerak di perbengkelan dan pompa bensin, ini kesempatan,” pungkas Anies. (jp)

loading...