Asyik, Jadwal KA Kaligung Bakal Ditambah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BATANG – Sejak diaktifkannya kembali Stasiun Batang, Jawa Tengah, pada bulan Maret 2019 lalu oleh Bupati Batang Wihaji, kini moda transportasi Kereta Api seakan menjadi gaya hidup bagi masyarakat Kabupaten Batang.

Setiap harinya, puluhan masyarakat Kabupaten Batang memenuhi Stasiun Batang untuk bepergian ke luar kota.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang mencatat, ada lebih dari 80 warga Batang yang naik Kereta Api dari Stasiun Batang.

“Rata-rata per hari ada 80 orang naik kereta dari Stasiun Batang. Artinya, jumlah penumpang ini cukup aman, dari yang ditarget oleh PT KAI,” ungkap Kepala Dishub Batang, Murdiono, didampingi Kabid Keselamatan dan Teknik Sarana, Lilik Setyawan.

Ia mengatakan, sebelumnya PT KAI DAOP IV Semarang menarget jumlah penumpang yang naik kereta api dari Stasiun Batang setiap harinya harus mencapi 60 orang. “Alhamdulillah, atas adanya dukungan dari masyarakat. Namun kami harap, terus ramaikan stasiun, naik dan turun di Stasiun Batang. Mari kita sukseskan bersama, jangan sampai Stasiun Batang mati suri kembali,” terangnya.

Mengingat aktivasi Stasiun Batang masih berstatus uji coba atau berhenti luar biasa (BLB), lanjut Murdiono, maka hanya ada dua kereta yang berhenti, dan jam berhentinya pun masih terbatas. Namun, setelah uji coba dan dilakukan evaluasi, pihaknya menjanjikan akan ada penambahan unit kereta dan jam berhenti kereta.

“Beberapa waktu lalu kita bertemu dengan PT KAI DAOP IV Semarang, yang menyatakan apresiasinya atas terpenuhinya target penumpang, khususnya untuk kereta Kaligung, karena untuk kereta Menoreh masih jarang yang menaikinya dari Stasiun Batang,” katanya.

Ditambahkan dia, dengan terpenuhinya target penumpang itu, PT KAI DAOP IV Semarang menjanjikan akan menambah jam berhenti untuk kereta api Kaligung pada siang hari. Sebab, untuk saat ini kereta api Kaligung hanya berhenti di Stasiun Batang hanya waktu pagi dan sore hari saja.

“Namun untuk kapan waktunya, kami belum mendapat kepastian lagi dari PT KAI. Saat ini, PT KAI tengah menyelesaikan grafik perjalanan kereta. Setelah itu akan ada evaluasi dari PT KAI. Kita menaruh harapan, agar status uji coba atau BLB dicabut, sehingga ada penambahan kereta dan tambahan jam berhenti kereta,” terangnya.

Perlu diketahui, saat ini hanya kereta Kaligung dan Menoreh yang melayani pemberangkatan dari Stasiun Batang. (RP)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...