Gunakan SKD “Aspal”, Gubernur Jateng Coret 96 Calon Siswa

Pencoretan calon siswa yang menggunakan SKD "aspal" terjadi di sejumlah sekolah di antaranya, di SMAN 1 Kendal sebanyak 7 calon siswa, SMAN 1 Purworejo 6 calon siswa, SMAN 1 Purwokerto 17 calon siswa, SMAN 1 Pekalongan 23 calon siswa.

Seluruh berkas administrasi dari 96 calon siswa yang kedapatan menggunakan SKD tidak valid tersebut langsung dikembalikan dan calon siswa serta orang tua yang dicoret untuk mendaftar dari awal ke zonasinya masing-masing atau menggunakan jalur prestasi.

"Tapi jangan berbohong, jangan bikin susah anak anda, kasihan. (Pencoretan) ini sekaligus juga warning saya kepada orang tua, bahwa saya serius, ini saya coret beneran. Kasihan anak anda, maka di sini saya tidak ekspos nama-namanya. Tolong kembali ke jalan yang benar, kembali ke zona masing-masing atau menggunakan jalur prestasi," ujarnya.

Terkait temuan SKD "aspal" itu, Gubernur Ganjar langsung menggelar rapat dadakan dan memerintahkan kepada seluruh kepala sekolah SMA Negeri di Jateng untuk melakukan pengecekan dan evaluasi terhadap SKD dan KK yang baru.

"Saya perintahkan malam ini juga dicek semua SKD dan KK baru karena itu sebagai satu indikasi, kemungkinan ada ketidakbenaran. Inikan masih hari kedua pendaftaran, maka masih ada waktu. Mulai malam ini sampai pendaftaran ditutup, semua harus melakukan verifikasi," katanya.

(Ant)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...