MTT-IZI Jateng Salurkan Bantuan Modal Budidaya Lele untuk Panti Asuhan

Rabu, 3 Juli 2019 - 18:26 WIB
Budidaya lele di panti asuhan. (ist)

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Majelis Ta’lim Telkomsel (MTT) Regional Jawa Tengah-DIY bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah baru-baru ini menyalurkan bantuan modal usaha untuk Panti Asuhan Al Muhibbin di Desa Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Bantuan modal usaha tersebut untuk pemberdayaan panti asuhan yang menjadi salah satu bagian dari fokus MTT sebagai representasi penyaluran program zakat pegawai yang dikelola.

Selain di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang juga disalurkan di Panti Asuhan Fakhrul Wujud dan Daarut Taufiq di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Pengurus Majelis Ta’lim Telkomsel, Mardiyanto mengatakan, program yang diberi nama Jaringan Ekonomi Mandiri (Jemari) ini bertujuan untuk mengembangkan potensi panti, terutama panti yang membutuhkan bantuan biaya operasional dan tergolong kurang mampu.

Sejak Maret 2019 sampai sekarang genap dua, lima bulan lele yang dibudidaya sudah dapat dipanen. Lele yang dibudidaya dengan sistem kain terpal ini tergolong sukses, total 4 ribu bibit yang ditebar bisa menghasilkan ikan seberat 4,2 kuintal.

“Kami sangat support pada lembaga seperti panti asuhan yang memiliki semangat untuk mandiri, karena mental tergantung dengan orang lain tidak baik juga, semoga bisa terus ditingkatkan dan berharap bisa diduplikasi dan menjadi inspirasi bagi panti asuhan yang lain,” katanya, Selasa (2/7).

Kepala Kantor Perwakilan IZI Jawa Tengah, Djoko Adhi bersyukur dengan suksesnya program budidaya lele ini, karena panti asuhan memiliki tekad yang kuat untuk maju dan memiliki kemandirian ekonomi untuk operasional panti.

Menurutnya budidaya lele dipilih karena memiliki tingkat pemasaran yang lebih mudah dan memiliki nilai komoditas tinggi, ditambah sangat cocok wilayah geoegrafis panti asuhan yang berada di wilayah pertanian.

Sementara itu Pengelola Panti Asuhan Al Muhibbin, Suharno juga merasa bahagia dan lega karena program ini berjalan lancar.

“Terima kasih pada MTT Telkomsel dan IZI Jateng yang telah mendukung kami, semoga cita-cita kami untuk berdaya dan mandiri bisa segera terealisasi,” ucapnya.

Budidaya lele ini sudah dilakukan dua kali tebar dan penambahan satu kolam, kedepan harapannya bisa tiap bulan sekali. Sehingga keuntungan budidaya lele ini bisa membantu operasional panti. (sen)