Ratusan PNS di Pangkep Disanksi Pemotongan Tukin

Rabu, 3 Juli 2019 - 07:54 WIB

FAJAR.CO.ID,PANGKEP— Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Pangkep disanksi, berupa pemotongan Tunjangan Kinerja (Tukin).

Kepala Bidang Pembinaan PNS, Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pangkep, Mustakim menjelaskan bahwa, sebanyak 561 orang PNS ini tercatat mendapatkan sanksi pemotongan tukin sekitar 35 persen hingga 100 persen.

“PNS yang terkena sanksi itu kita lihat di sistem. Karena sekarang sudah ada sistem kehadiran menggunakan aplikasi. Sehingga kehadiran secara detail akan selalu dipantau setiap harinya,” ucapnya, Rabu (3/7/2019).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa, adanya sanksi yang berimbas pada ratusan PNS ini disebabkan tidak masuk kerja atau terlambat absen.

“Sanksi pengurangan tukin itu karena adanya aturan jika seorang PNS harus masuk kantor hari kerja pukul 07.15 – 08.00 dan pulang 16.00 Wita. Namun mereka yang terkena sanksi itu penyebabnya, terlambat hadir, terlambat absen, hingga tidak hadir tanpa keterangan,” bebernya.

Olehnya itu, kini pihak BKD Pangkep pada awal Agustus ini menerapkan aplikasi Sikap Integritas. “Ini yang terintegrasi dengan sistem E-Kinerja. Tujuannya, layanan informasi kehadiran kerja kepada seluruh  PNS secara real time. Aplikasi ini juga digunakan sebagai pemberitahuan kepada PNS jika terlambat masuk kerja,” imbuhnya.(fit)