Rekam Pacar Bugil Usai Desah-desahan, Pelaku Sembunyi di Soppeng

Rabu, 3 Juli 2019 - 08:29 WIB
Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, BERAU — Cerita memilukan soal cinta datang dari Berau, Kalimantan Timur (Kaltim). Ad, memilih mengakhiri cintanya dengan cara yang sangat tidak beradab. Hanya karena sakit hati lantaran diputus, pria 29 tahun ini memilih menyebarkan video bugil bekas pacaranya.

Akibat perbuatannya, Ad sempat diburu hingga melarikan diri ke Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dia bersembunyi selama dua bulan. Namun, pelariannya berakhir Jumat (28/6), pekan lalu. Ad pun ditangkap pada Jumat keramat tersebut.

Ad mengaku mengambil video itu saat dia dan korban sedang tak berbusana usai berhubungan intim. Pelaku dan korban sebelumnya merupakan pasangan kekasih.

Meski masih berstatus pacaran, keduanya sudah sempat berhubungan layaknya suami-istri beberapa kali. Suatu saat, pelaku secara iseng merekam korban yang sedang bugil. Hasil rekaman itupun tersimpan di ponsel Ad.

Beberapa lama setelah hubungan terlarang itu terjadi, hubungan Ad dan kekasihnya tidak berjalan lancar. Setelah sempat ribut, hubungan keduanya pun bubar

Perpisahan itu rupanya membuat Ad sakit hati. Itu setelah Ad mengetahui ada pria lain yang mendekati mantan kekasihnya tersebut. Kapolsek Tabalar, Iptu Nurhadi menjelaskan, Ad memang sangat sakit hati dan menyimpan dendam terhadap mantannya tersebut.

Dijelaskan Nurhadi, kasus ini bermula saat keduanya masih berstatus pacaran. Hubungan intim itu terjadi April lalu. Ad kemudian merekam kekasihnya tersebut menggunakan kamera ponsel.

Setelah Hatta, Nurdin Abdullah Bakal Copot Pejabat lainnya

Rakyat Suka Partai Konsisten, Pendiri Ingin Demokrat Tetap Oposisi

Tersinggung, 3 Ancaman Honorer Atas Pernyataan Kepala BKN

“Tetapi hubungan keduanya putus setelah ribut. Orang tua korban sempat menanyakan kepada anaknya mengapa hubungan mereka tidak dilanjutkan. Tetapi dijawab korban dia sudah menjalin hubungan dengan pria lain,” ungkap Nurhadi, Rabu (3/7).

Karena sakit hati, Ad kemudian menyebarkan video tersebut. Video itu bahkan juga dikirim ke mantannya dan kakak si mantan. Seluruh pihak keluargapun dibuat malu akibat ulah Ad.

Korban juga marah. Lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Tabalar. Pencarian terhadap Ad dilakukan. Namun, Ad sempat kabur dan menghilang.

“Akibat perbuatannya Ad diancam Pasal 4 (1) juncto Pasal 29 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 27 Ayat (1) juncto Pasal 45 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2017 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman enam tahun,” pungkas Nurhadi. (jp)