Upah Kerja Tak Dilunasi, Mandor Baja Ringan Laporkan Pemberi Pekerjaan ke Polrestabes

Rabu, 3 Juli 2019 14:40

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Merasa dirugikan akibat upah kerjanya tidak dibayar lunas setelah menyelesaikan pekerjaan yang diberikan kepadanya, Andra Vananta (33) seorang mandor konstruksi baja ringan akhirnya melaporkan pihak pemberi pekerjaan, Lukman Latif ke Polrestabes Makassar, Jln Jenderal Ahmad Yani No.9 Makassar, Selasa (02/07/2019) sore sekitar pukul 17.00 Wita.Mandor asal Jawa yang beralamat Jln Asem IVB No.5 Surabaya dan sudah bertahun-tahun mencari hidup di kota Makassar sebagai pekerja kontruksi baja ringan dan memimpin sejumlah tukang dari Jawa, datang ke Sat Reskrim Polrestabes Makassar dengan didampingi kuasa hukumnya, Amran Hamdy, SH dan diterima oleh penyidik, Briptu Andi Mandacingi.Di depan penyidik Polrestabes Makassar, Andra Vananta membeberkan awal perjumpaannya dengan Lukman yang menawarkan pekerjaan konstruksi rangka baja ringan dan atap bangunan untuk puluhan unit rumah pada beberapa desa di wilayah Raja Ampat, Papua Barat, hingga terjadi kesepakatan kerja menyangkut besaran upah dan tanggungan biaya lainnya.Namun setelah sekitar 4 (empat) bulan lebih dirinya bersama belasan anggota tukang yang dibawanya ke Papua Barat telah bekerja keras menguras keringat hingga menyelesaikan sedikitnya 46 unit rumah di sejumlah desa pada beberapa pulau di sana, ternyata Lukman Hakim tidak menyelesaikan pembayaran total upah kerja sesuai kesepakatan awal.

Bagikan berita ini:
7
1
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar