Warga Sebut Tambang Milik Anggota DPRD Ini Keramat, Aktivitas Terpaksa Dihentikan

Rabu, 3 Juli 2019 20:14

FAJAR.CO.ID, MAROS — Dikhawatirkan merusak sebuah tempat yang dikeramatkan oleh warga di Desa Pattontongan, Kecamatan Mandai Kabupaten Maros aktivitas tambang tanah urug dihentikan sementara.Areal tambang seluas sekitar 4,9 hektare ini diketahui milik salah seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maros, Amirullah Nur, yang juga Ketua Partai Demokrat Maros. Tambang ini pun mendapat protes dari warga karena dikhawatirkan bisa merusak tempat yang selama ini dikeramatkan.Keluhan warga ini pun telah disampaikan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maros dan telah ditindaklanjuti oleh Komisi II DPRD Maros.Hasilnya aktivitas tambang itu dihentikan sementara hingga ada kesepakatan kedua belah pihak.Ketua Komisi II DPRD Maros, Hasmin Badoa, mengatakan, setelah mendapat informasi dari warga pihaknya langsung turun.”Kami dari komisi II sudah turun langsung melihat kondisinya. Setelah berkunjung kami minta agar aktivitas tambanganya dihentikan sementara sampai ada kesepakatan kedua belah pihak,” katanya.Mengenai perizinannya, kata Hasmin, itu memang tidak ada masalah karena telah mengantongi izin dari Dinas Pertambangan Provinsi Sulsel.”Kalau soal izinnya tidak ada masalah. Bahkan masa berlakunya masih aktif sampai 2022 dan saat ini dalam proses pengajuan perpanjangan. Jadi masalahnya bukan karena izin, sebab perusahaannya sudah mengantongi IUP dari Provinsi sampai 2022,” ungkapnya.Dia mengatakan pihaknya juga menghentikan sementara aktivitasnya agar ada penyelesaian antara kedua belah pihak.

Komentar