Golkar Takut Parpol Pendukung Prabowo Jadi Duri Dalam Daging

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Peta koalisi terus saja menghangat. Setelah Koalisi Adil Makmur dibubarkan, maka rumor menguat partai-partai yang mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bakal merapat ke Jokowi-Ma’ruf Amin. Namun, ada kekhawatiran dari partai pendukung Jokowi yang menduga akan ada masalah baru dari rekonsiliasi tersebut.

Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily menakutkan apabila partai-partai pendukung Prabowo-Sandi masuk ke koalisi, akan menjadi duri dalam daging. Karena selama ini partai pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin telah kompak. Sehingga dia takut adanya partai baru malah membuat persoalan baru.

‎”Saya punya kekhawatiran kalau dari kubu Prabowo mau masuk tanpa memiliki kesamaan gagasan dalam kampanye kemarin, saya khawatir ini bisa menjadi katakanlah duri dalam daging,” ujar Ace kepada wartawan, Kamis (4/6).

Juru Bicara Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin ini mengatakan, selama di Pilpres 2019 lalu, partai-partai pendukung Prabowo-Sandi mengkritik habis-habisan pembangunan infrastruktur yang dilakukan Jokowi. Kemudian program yang bakal diluncurkan Kartu Pra Kerja, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah. Itu juga dikritik oleh partai-partai pendukung Prabowo-Sandi.

Politikus PAN, PKB, dan PDIP Mumpuni Duduki Kursi Menpan RB

Jaksa KPK Gali Keterangan Menpora, Imam Nahrawi

Baru 6 Bulan Nikah, Pria 16 Tahun Malah Cabuli Bocah 8 Tahun

Sehingga Ace mempertanyakan bagaimana partai-partai pendukung Prabowo-Sandi bisa menyatukan dua gagasan yang berbeda itu dalam satu pemerintahan mendatang. “Koalisi kemudian diisi oleh partai yang dari sejak awal memang memiliki perspektif yang berbeda. nah Bagaimana kita bisa menyatukan prespektif visi misi gagasan yang berbeda itu dalam sebuah pemerintahan,” katanya.

Ace mengatakan, Koalisi Indonesia Kerja pendukung Jokowi-Ma’ruf juga melaui proses panjang menyatukan diri dalam sebuah wadah. Bagaimana tentang menyusun konsep Nawa Cita jilid dua. “Apakah ada jaminan masuknya kubu Partai Gerindra, Demokrat, PAN itu akan memberikan kenyamanan bagi pemerintahan Jokowi 5 tahun ke depan,” ungkapnya.

Karena partai-partai koalisi Jokowi-Ma’ruf saat ini tugasnya adalah memastikan target-target pemerintahan berjalan dengan baik. Misalnya orientasi pembangunan sumber daya manusia. Nah inilah satu fokus Koalisi Jokowi-Ma’ruf yang ingin memastikan bahwa pemerintahan dikawal sebaiknya-baiknya. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...