Jaksa KPK Gali Keterangan Menpora, Imam Nahrawi


FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kembali menjadwalkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi dihadirkan sebagai saksi dalam sidang suap dana hibah dari pemerintah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (4/7).Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini diimbau untuk memenuhi panggilan Jaksa KPK. “Semestinya kalau sudah dipanggil penuntut umum untuk hadiri sidang, itu bisa hadir ya. Agar nanti bisa dijelaskan apa adanya di proses persidangan tersebut,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (3/7) malam.Selain Imam, JPU KPK juga memanggil Asisten Pribadi (Aspri) Menpora, Miftahul Ulum. Sedianya, mereka akan menjadi saksi untuk terdakwa Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Mulyana, serta staf Kemenpora Adhi Purnomo dan Eko Triyanta.Febri menuturkan, Jaksa KPK akan menggali sejumlah kewenangan Imam dalam proses pengajuan proposal oleh KONI hingga pertemuan-pertemuan dalam proses pencairan dana hibah.“Pertama terkait dengan kewenangan dan proses dari pengajuan proposal. Kedua pengetahuan pengetahuan mereka misalnya atau kalau ada komunikasi dan pertemuan-pertemuan. Dan yang ketiga tentang aliran dana. Itu jika memang dibutuhkan oleh penuntut umum dapat di konfirmasi lebih lanjut,” terang Febri.Mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) ini menyebut, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan membuka penyelidikan baru. Sebab, menurutnya, masih ada ruang lingkup perkara dari beberapa pihak yang perlu didalami dari aspek pertanggungjawabannya.

Komentar

Loading...