Siap-siap, Harga BBM dan Tarif Listrik Berpeluang Naik

Kamis, 4 Juli 2019 13:23

Petugas mengisikan bahan bakar jenis premium di SPBU, Jakarta, Sabtu (28/3). Pemerintah kembali melakukan penyesuaian ha...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL) berpeluang naik tahun depan.Hal itu menyusul kondisi harga minyak dunia dan rencana pemangkasan subsidi serta kompensasi energi.Ekonom, Indef Abra Talattov menyatakan, harga minyak mentah dunia tahun depan diperkirakan bisa melebihi Indonesian Crude Price (ICP) lantaran kondisi politik antara Amerika Serikat dan Iran belum kondusif.’’Pemerintah mematok ICP tahun depan USD60 per barel. Sementara itu, sekarang harga minyak di atas USD60 per barel. Brent saja dari awal tahun sampai sekarang sudah naik lima persen,’’ terangnya, Rabu (3/7).Pihaknya memperkirakan harga minyak mentah tahun depan dapat menyentuh USD70 per barel.Dalam kondisi tersebut, jika pemerintah mengurangi subsidi energi, dapat berdampak terhadap kenaikan harga BBM dan TDL. ’’Itu sudah pasti,’’ ujarnya.Selain itu, kenaikan harga BBM dan TDL dipengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.Dalam RAPBN 2020, pemerintah mematok nilai tukar rupiah di angka Rp14.000 sampai Rp14.200 per dolar AS.Sebagaimana diwartakan, Kementerian ESDM mengusulkan anggaran subsidi Rp58,62 triliun pada 2020.Nilai tersebut sedikit lebih rendah daripada anggaran subsidi listrik 2019 yang mencapai Rp65,32 triliun.Selain itu, subsidi solar menurun dari Rp2.000 menjadi Rp1.500 per liter. Meski demikian, pemerintah harus memastikan dampak kenaikan harga BBM dan TDL terhadap daya beli masyarakat dan inflasi.

Komentar