Tak Terima Penerbangan Ditunda, Calon Penumpang Pukul Karyawan Sriwijaya Air

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS — Salah seorang karyawan Maskapai Sriwijaya Air, Ruslan Ahmad (32) menjadi korban pemukulan di ruang CS Sriwijaya Air, Kamis, 4 Juli 2019.

Penganiayaan yang dilakukan oleh calon penumpang Sriwijaya Air SJ 591 tujuan Makassar- Jakarta, Caludiano Lemos Soares (45) lantaran tak terima dengan penundaan penerbangan.

Kapolsek Bandara, Iptu Ahmad saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. “Iya betul, tapi keduanya sudah berdamai,” katanya.

Kronologis kejadiannya bermula saat pelaku, Lemos menuju ke ruas CS Sriwijaya Air untuk mempertanyakan perihal penerbangan mereka yang seharusnya berangkat pukul 09.30 Wita. Tapi diundur ke pukul 12.30 Wita yang mereka ketahui melalui pesan singkat dari operator CS Sriwijaya Air.

“Pelaku dan dua orang rombongannya tidak menerima atas perubahan jadwal tersebut karena adanya penerbangan lanjutan atau Connecting tujuan Negara Perancis melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta,” jelasnya.

Kemudian kata dia, sekitar Pukul 08.45 Wita, si korban yang merupakan Supervisor Sriwijaya Air tiba di ruang CS Sriwijaya Air untuk bertemu dengan pelaku.

“Tetapi terjadi perdebatan antara korban dan pelaku. Istri pelaku pun katanya terkena dorongan dari tangan korban. Sehingga pelaku tidak terima dan melakukan pemukulan terhadap korban yang mengenai pelipis sebelah kanan mata korban,” katanya.

Sekitar pukul 09.00 Wita pelaku kemudian diamankan oleh Petugas Avsec Bandara menuju Ruang Posko Avsec untuk di ambil keterangannya.

Selanjutnya pukul 10.15 Wita dibawa ke Polsek Bandara guna di lakukan pemeriksaan awal.

Kemudian pukul 12.30 Wita atas kesepakatan kedua belah pihak untuk berdamai dan tidak melanjutkan masalah tersebut. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...