Wadah Pegawai KPK Aksi 2 Tahun Teror Novel, Janji Kombes Suyuti Begini

FAJAR.CO.ID--Pekerjaan rumah (PR) menanti Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto. Salah satunya penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Sehingga, Suyudi akan mendapatkan tuntutan dari publik untuk mengungkap kasus-kasus yang mangkrak.

Diketahui Kombes Suyudi menggantikan Roycke Harry Langie yang kini telah menjadi Brigjen. Suyudi pun berjanji akan bekerja maksimal untuk mengungkap kasus-kasus besar di Polda Metro Jaya. “Saya rasa sudah berjalan baik dan kita akan mengadakan konsolidasi dulu ke dalam sambil mendalami kasus-kasus yang sedang ditangani,” ujar Suyudi di Mapolda Metro Jaya, Rabu (3/7).

Suyudi menegaskan, akan menuntaskan seluruh kasus yang belum terselesaikan. Termasuk kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan dan kematian Mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat bernama Akseyna Ahad Dori. “Iya, semua kita tangani,” jelasnya.

Namun, ia mengaku akan mengumpulkan seluruh anak buahnya untuk melanjutkan langkah Roycke. “Kita mau konsolidasi dulu, insyaallah,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tepat memasuki dua tahun pada hari ini, Kamis. Namun pelaku intelektual dan aktor lapangan penyerangan terhadap Novel masih menjadi misteri.

Wadah Pegawai KPK bersama koalisi masyarakat sipil akan menggelar rangkaian peringatan dua tahun percobaan pembunuhan terhadap Novel. Rangkaian acara ini diawali dengan aksi bersama yang dimeriahkan dengan penampilan musik, mimbar bebas, dan orasi dari berbagai elemen masyarakat.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah

Comment

Loading...