Gara-Gara Game Online, Pria Ini Jerat dan Gantung Leher Kekasihnya

FAJAR.CO.ID, PONTIANAK- Diberitakan equator.co.id, NVT, mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kota Pontianak yang ditemukan tewas tergantung di dalam kamarnya pada Kamis 23 Mei 2019 sekitar pukul 16.20 WIB, ternyata merupakan korban pembunuhan.

Warga Jalan Veteran, Gang Syukur 1, Kecamatan Pontianak Selatan itu dibunuh oleh Binsar Pandapotan. Tak lain adalah kekasihnya. Hal ini terungkap setelah penyidik Polsek Pontianak Selatan melakukan penyelidikan mendalam terhadap kondisi jasad korban dan mendalami keterangan saksi-saksi.

Dari pemeriksaan fisik, di leher korban ditemukan ada bekas jeratan tali. Hal itu mengindikasikan bahwa korban bukanlah tewas gantung diri. Petunjuk awal itu kemudian dikembangkan. Dugaan korban dibunuh menguat setelah pemeriksaan saksi-saksi yang ada di tempat kejadian perkara (TKP) dan hasil visum.

Penyidik kemudian memeriksa orang terdekat korban. Yang tak lain adalah pacarnya, Binsar. Meski sempat berkilah, Binsar yang sudah dicurigai sebagai pelaku akhirnya tak berkutik. Dia mengakui telah membunuh korban, karena emosi.

“Pacar korban ini, pada Kamis 27 Juni lalu ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolsek Pontianak Selatan, Kompol Anton Satriadi usai memimpin rekonstruksi.

Kepada penyidik, tersangka mengaku menghabisi nyawa korban dengan jeratan tali di leher. Setelah tak bernyawa, korban kemudian digantung. Seolah-olah bunuh diri. Dan, untuk mengelabui kepolisian.

Pembunuhan ini kemudian direka ulang dalam 22 adegan yang diperankan tersangka dalam rekonstruksi yang dihadiri para saksi-saksi, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak dan Reskrim Polresta Pontianak.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...