Jaksa KPK: Ada Apa Pak Menteri Gelembungkan Rp47 Miliar


FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mencecar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi terkait penggelembungan dana hibah ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).Pertanyaan Jaksa, merujuk pada Peraturan Menteri Nomor 40 Tahun 2016 terkait penyusunan petunjuk teknis pada Pasal 8 poin f, disebutkan bahwa jumlah alokasi dana hibah harus dijelaskan secara rinci.Jaksa menilai, terdakwa Mulyana selaku Deputi IV Kemenpora menyusun Petunjuk Teknis Nomor 10 Tahun 2018 tentang Penyaluran Bantuan Pemerintah kepada KONI, Komite Olimpiade Indonesia dan induk organisasi cabang olahraga pendidikan prestasi profesional. Besaran bantuan untuk KONI untuk satu paket adalah Rp 7 miliar.“Pertanyaaannya tadi Saudara tahu untuk KONI itu dana hibah yang diberikan ada proposal pertama dan kedua seluruhnya Rp47 miliar. Jika dihubungkan Juknis dari Pak Mulyana selaku deputi yang hanya operasional KONI saja itu Rp7 miliar dipatoknya. Ada apa Pak Menteri sampai menggelembung dari Rp7 miliar sampai dengan Rp47 miliar?” tanya jaksa KPK ke Imam di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (4/7) malam.Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengaku tak tahu soal penggelembungan dana hibah KONI tersebut. Sebab, ia sudah melimpahkan kewenangannya ke Mulyana selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) untuk menindaklanjuti alokasi dana hibah. “Tidak tahu? Walaupun ini bertentangan dengan Permenpora yang Saudara terbitkan?” tanya kembali jaksa.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...