Suksesi Ketum PKB, PDIP, Nasdem, dan PPP, Golkar Paling Panas

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Parpol pengusung Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2019 dijadwalkan melakukan suksesi kepemipinan tahun ini. Ada yang baru sebatas menetapkan jadwal, ada juga yang sudah memastikan calon terpilih. PDIP dan PKB merupakan parpol yang sudah memastikan jadwal dan calon ketua umum tunggal.

PDIP bakal menggelar kongres V di Bali pada 8-10 Agustus. Seluruh kader partai, mulai kalangan akar rumput hingga elite, menginginkan Megawati Soekarnoputri kembali menjadi ketua umum.

PKB juga bakal menggelar muktamar pada 20 Agustus di Bali. Namun, jabatan ketua umum sudah dipastikan kembali dipegang Muhaimin. Dukungan resmi dari seluruh pengurus wilayah kepada Muhaimin sudah diserahkan pada acara rakornas Senin lalu.

Sementara Partai Nasdem akan melaksanakan kongres pada awal November 2019. “Selain kongres, kami akan melakukan persiapan menyambut Ulang Tahun Kedelapan Partai Nasdem,” terang Sekjen Partai Nasdem, Johnny G. Plate kemarin (4/7).

Terkait calon ketua umum, pihaknya masih mendengar pendapat dan pandangan dari pengurus daerah di seluruh Indonesia. Namun, saat ini keluarga besar Nasdem telah memberikan apresiasi yang tinggi kepada leadership Ketum Partai Nasdem, Surya Paloh yang telah memimpin partai dengan sangat luar biasa selama lima tahun.

Plate menyatakan, keberhasilan memenangkan pilpres dan pileg tidak terlepas dari kepiawaian Surya Paloh yang didukung seluruh jajaran DPP dan pimpinan daerah. “Kami memahami harapan psikologis politik mayoritas kader kepada Bang Surya Paloh untuk kemajuan Nasdem, dalam peran politik kebangsaan dan mengawal pemerintahan,” ucap dia.

Anggota Dewan Pakar Partai Nasdem, Taufiqulhadi menyatakan belum tahu pasti siapa yang akan maju menjadi calon Ketum Partai Nasdem. Namun, secara pribadi, dia berharap agar Surya Paloh bersedia kembali menjadi ketua umum. Menurut dia, bos Media Group itu dinilai sukses memimpin partai. Buktinya, perolehan suara dan kursi naik tajam jika dibandingkan dengan pemilu sebelumnya. ”Ini pandangan politik pribadi saya.”

Selain Partai Nasdem, PPP bersiap melakukan suksesi. Waketum PPP Arwani Thomafi mengatakan, partainya menggelar musyawarah kerja nasional (mukernas) pada 19-20 Juli mendatang di Banten. Para kiai, pengurus DPP, dan pengurus DPW PPP bakal diundang dalam acara tersebut.

Mukernas itu akan dimanfaatkan untuk membahas evaluasi pemilu dan persiapan muktamar. Menurut Arwani, kepastian muktamar bakal diputuskan dalam pertemuan tersebut. Jika mayoritas peserta mukernas menginginkan muktamar, partainya segera melaksanakan rapat tertinggi tersebut. ”Segala kemungkinan bisa terjadi, bergantung kepada kesepakatan mukernas,” tuturnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Wasekjen PDIP, Eriko Sotarduga mengatakan, suksesi yang dilakukan partai koalisi Jokowi sangat baik. Menurut dia, tantangan ke depan sangat berat. Contohnya, tahun depan akan digelar pilkada di 270 daerah. Karena itu, percepatan kongres, muktamar, maupun munas sudah tepat.

Hal itu juga yang menjadi salah satu alasan PDIP mempercepat kongres V di Bali nanti. Jika kongres tidak dilaksanakan tahun ini, partainya bisa keteteran menyiapkan pilkada pada tahun mendatang. Menurut dia, menjaring dan menyiapkan calon kepala daerah tidak mudah.

Partai Golkar juga bakal melakukan suksesi. Ketua DPP Golkar Bidang Informasi dan Penggalangan Opini Tubagus Ace Hasan Syadzily memastikan rapimnas akan digelar akhir 2019. ”Kepastian waktu ditentukan dalam rapat pleno,” kata Ace.

Nasdem Ngotot Kursi Jaksa Agung, Harap Hindari Kesan Bagi-bagi Jabatan

Aspirasi DPW, PAN Inginkan Ini di Periode Kedua Jokowi

Dugaan Mark Up Alkes RSU Latemmamala, KPK Sebut Bermasalah Dilelang

Terkait kepastian waktu, pihaknya meminta publik bersabar. Alasannya, masih ada sejumlah agenda nasional yang harus diselesaikan. Salah satu di antaranya, penetapan dan pelantikan anggota DPR RI dan DPRD kabupaten/kota. ”Jadi, sabar saja,” tambahnya.

Sejumlah calon ketua umum memang sudah mulai muncul. Menurut Ace, mereka adalah kader-kader terbaik Golkar. Iimbauan yang sama disampaikan Dewan Pembina (Wanbin) Partai Golkar. Ada enam poin yang disampaikan dalam arahan tersebut. Salah satunya, mendesak DPP untuk segera menggelar rapat pleno penentuan waktu pelaksanaan rapimnas. ”Rapimnas adalah momentum untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar,” papar Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie.

Mengenai sosok calon ketua umum, hingga saat ini baru dua figur yang muncul. Yaitu, Airlangga Hartarto yang kini menjabat ketua umum Golkar dan Ketua DPR Bambang Soesatyo. Keduanya kini terus menggalang dukungan dari DPD provinsi dan kabupaten/kota. Siang kemarin, misalnya. Bambang Soesatyo alias Bamsoet menerima dukungan dari sejumlah DPD kabupaten di Jawa Tengah (Jateng).

Di antaranya, DPD Golkar Kendal, DPD Golkar Pati, dan DPD Golkar Blora. Bamsoet juga menerima dukungan dari DPD Provinsi Papua Barat. ”Masih banyak daerah yang akan memberikan dukungan,” ujarnya. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah

Comment

Loading...