Laode M Syarief Masih Ingin Bertahan di KPK


Sementara itu, meski merekomendasi 11 perwira tinggi (pati), Polri belum mengetahui secara pasti siapa saja yang akhirnya mengikuti seleksi. Keputusan mendaftar atau tidak merupakan hak masing-masing individu. “Pati itu bila mendaftar merupakan hak individu,” kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.Salah satu pati Polri yang sudah terbuka “mendeklarasikan” diri mendaftar capim adalah Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Politik (Sospol) Irjen Ike Edwin. Dia menyerahkan berkas pendaftaran langsung kepada pansel dengan diantar anak istrinya naik taksi pada Kamis (4/7).

Polres Banyumas Gelar Operasi Bibir Sumbing GratisStart di Posisi 11, Rossi: Hubungan Saya Sedang Tidak FantastisNikita Mirzani Pesan Agar Kriss Hatta Tak Nyelutuk Lagi

Ike Edwin pernah menjabat Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dirtipidkor) Bareskrim Polri pada 2010. Pada tahun itu, Polri melalui satuan tugas (satgas) pemberantasan mafia hukum (PMH) berhasil mengamankan mafia pajak Gayus Tambunan yang bersembunyi di Singapura. Penjemputan tersebut digadang-gadang merupakan salah satu prestasi Ike Edwin.Selain Ike Edwin, capim KPK dari Polri yang dipastikan mendaftar adalah Irjen Antam Novambar. Kepastian itu diperoleh Jawa Pos dari sumber internal kepolisian. Antam kini menjabat wakil kepala Bareskrim (Wakabareskrim) Polri.Sekjen Transparency International Indonesia (TII) Dadang Trisasongko menyebut capim yang berasal dari internal KPK memiliki kelebihan. Mereka dianggap lebih memahami kondisi dan permasalahan yang dihadapi KPK saat ini. Khususnya terkait masalah intervensi dan konflik kepentingan.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar